Setiap Kapanewon di Bantul Punya Pusaka Pemberian Sri Sultan HB X

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat menjamas Kyai Hagyo Murni di Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (2/9/2021). - Harian Jogja/Jumali
02 September 2021 20:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul senantiasa memegang teguh filosofi pemerintahan yang bersih dan murni seperti pusaka Kyai Hagyo Murni.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Halim usai menjamas pusaka Pemkab Bantul Kyai Hagyo Murni di Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (2/9/2021).

"Harapan dari Ngarso Dalem kan saat memberikan Kyai Hagyo Murni ini kan Pemerintah Kabupaten Bantul senantiasa menjadi pemerintahan suci dan murni. Oleh karena itu, kita harus bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel," katanya.

Baca juga: Mahasiswa UGM Kaji Penanganan Wabah Berbasis Budaya dalam Sastra Jawa

Menurut Halim, Kyai Hagyo Murni diberikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 20 Juni 2020. Senjata yang berbentuk tombak ini setiap tahun dijamas atau dibersihkan pada bulan Suro. "Filosofi dari jamasan sendiri adalah untuk membersihan jiwa dan penerintahan yang dilambangkan kyai hagyo murni," jelas Halim.

Projo Suwasono, Pangarso paguyuban abdi dalem Bantul mengatakan, selain Kyai Hagyo Murni, setiap kapanewon di Bantul juga memiliki pusaka yang diberikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X saat peringatan hari jadi Bantul ke-169.

"Harapannya, setiap kapanewon lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya. Untuk menjamasnya, ada beberapa kapanewon yang sudah bisa melakukannya sendiri," ucapnya.