Bantul Kejar Penurunan Level PPKM Menjadi 2

Suasana Pasar Ikan Depok, Kretek, Bantul, sepi selama PPKM Darurat pada Minggu (11/7/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
07 September 2021 15:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Pusat telah menurunkan PPKM di DIY dari level 4 menjadi level 3.  Saat ini, Pemkab Bantul terus berupaya menurunkan level menuju 2.

"Kami berharap bisa turun lagi dalam beberapa hari mendatang," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul Joko Purnomo, Selasa (7/9/2021).

BACA JUGA: Ini Kegiatan yang Wajib Gunakan PeduliLindungi Berdasar Level PPKM

Joko mengatakan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan pemaksimalan tracing dan testing akan terus dijaga guna mengejar penurunan level.

"Masker harus tetap jadi budaya. Protokol kesehatan harus diterapkan dengan maksimal," ujar Joko.

Di sisi lain, data di Dinkes Bantul mencatat tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nonkritikal dan kritikal mengalami penurunan. Begitu juga dengan BOR di Selter Kabupaten.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul Sapta Adisuka Mulyatno mengatakan, sampai Senin (6/9/2021), dari 17 rumah sakit yang ada di Bantul, BOR isolasi mencapai 24,14 persen atau dari total 350 bed isolasi, terpakai 102 bed. "Untuk BOR intensif dari total 44 bed, terpakai 19 bed atau 43,18 persen," katanya.

Sementara untuk BOR selter, Selter Niten mencatatkan 45 persen. Dari kapasitas 80 bed, terisi 27 bed. Di Selter Semaul, dari 15 bed, tidak ada yang terpakai. Selter Patmasuri dari kapasitas 100 bed, baru terisi 20 bed atau 24 persen, Selter SKB Sewon dari kapasitas 76 bed, terisi 16 bed atau 30,4 persen.

"Untuk Selter Polairud dari kapasitas 24 bed, terisi 3 atau 8,3 persen," ucapnya.