Acosta Sebut KTM Mulai Dekati Ducati di MotoGP Catalunya
Alex Marquez menang sprint race MotoGP Catalunya 2026 usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih tipis 0,041 detik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 495 anak di Bantul dipastikan kehilangan orang tuanya karena Covid-19. Dari 495 anak tersebut ada yang menjadi yatim, piatu dan yatim piatu.
Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Bantul Anwar Nur Fahrudin mengatakan berdasarkan data dari 17 kapanewon di Bantul ada sebanyak 495 anak kehilangan orang tua.
Dari jumlah tersebut, lima petugas dari Kementrian Sosial akan langsung melakukan verifikasi data, termasuk turun ke lapangan, terkait kebenaran jika anak-anak tersebut kehilangan orang tua karena Covid-19.
BACA JUGA : Anak Yatim Terdampak Covid-19 di Sleman Diberi Santunan
"Karena rencana memang akan ada bantuan dari Dirjen Rehabilitasi Sosial. Data yang kami terima tersebut nantinya juga akan kami ajukan ke pak Bupati. Nah, nanti akan ada bantuan seperti apa, itu kewenangan dari pak Bupati," kata Anwar, Selasa (7/9).
Menurut Anwar, proses pendataan anak yang kehilangan orang tua di Bantul, bukan berjalan lambat. Sebab, pendataan yang dilakukan di tingkat kapanewon harus menyesuaikan format dari Kemensos untuk pelaporan anak yang kehilangan orang tua.
"Kan, harus menyesuaikan format yang ada. Kebetulan, kemarin sudah masuk semua. Nanti petugas dari Kemensos akan memverifikasi datanya," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko meminta kepada Pemkab Bantul untuk tidak hanya memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah untuk anak yatim piatu. Khususnya yang ditinggal oleh orang tuanya yang meninggal karena Covid-19. "Karena mereka juga butuh bantuan lainnya," jelas Miko.
BACA JUGA : Hanya 3 Kecamatan di Bantul, Sudah Ada Ratusan Anak
Menurut Miko, pemberian bantuan terhadap anak yatim piatu, khususnya yang ditinggal orang tua karena Covid-19 sejatinya bisa dilakukan melalui pos anggaran lain.
"Kan bisa diambikan dari pos lainnya. Karena tidak mungkin jika mereka hanya diberikan perlengkapan sekolah," terang Miko.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan jika telah menyiapkan bantuan-bantuan serta jaminan sosial bagi yatim piatu akibat Covid-19. "Ada tiga yang kami siapkan. Satu jaminan kesehatan, dua jaminan pendidikan yang ketiga jaminan hidup," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez menang sprint race MotoGP Catalunya 2026 usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih tipis 0,041 detik.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.