Wajib Pajak Bantul Bisa Ajukan Keringanan PBB hingga 100 Persen
BPKPAD Bantul membuka keringanan PBB-P2 hingga 100 persen bagi wajib pajak yang memenuhi syarat sesuai Perbup No. 16/2024
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi D DPRD Kota Jogja tidak setuju dengan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah meski status PPKM wilayah setempat telah turun menjadi level 3. Dewan menyebut, sebelum status tanggap darurat Covid-19 dicabut dan tidak ada sosok yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan PTM, hendaknya rencana itu ditunda demi keselamatan murid.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Krisnadi Setyawan mengungkapkan status tanggap darurat Covid-19 masih berlaku sampai saat ini. Sebab, pandemi belum usai dan deklarasi atau pencabutan terhadap produk hukum itu juga belum dilakukan. Di lain hal, pelaksanaan vaksinasi kepada para pelajar khususnya di Kota Jogja juga belum menyeluruh, sehingga pihaknya ragu terhadap PTM.
BACA JUGA: Watu Lumbung Tak Layak Buka, DIY Usulkan Objek Wisata Lain
"Paling hanya berapa persen pelajar yang sudah divaksinasi dan mestinya ini yang harus jadi pertimbangan eksekutif untuk melakukan uji coba atau simulasi PTM. Karena PTM ini kan tidak semua pelajar berasal dari kota, mungkin juga ada yang dari kabupaten lain, kalau secara prinsip untuk PTM saya menolak, karena harus ada yang bertanggung jawab kalau ada penularan di sekolah. Itu yang harus jelas dulu," kata Krisnadi, Jumat (10/9/2021).
Dia menjelaskan, pejabat eksekutif mesti mengkaji dengan komprehensif sebelum PTM dilaksanakan. "Ini kan buat jaga-jaga juga dan kalau PTM secara umum harus ada deklarasi pencabutan status tanggap darurat dulu, ya meskipun kasusnya landai dan itu dijadikan landasan kebijakan kenapa tidak dicabut statusnya," kata dia.
Krisnadi mengaku juga belum mendapat koordinasi dengan Pemkot Jogja atau Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jogja soal rencana PTM. Oleh karenanya, menurut Krisnadi paling mutlak PTM bisa digelar jika seluruh murid sudah divaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua. "Minimnya PTM digelar itu sudah tervaksin semua pelajar, meskipun bentuknya simulasi dahulu. Mungkin paling tidak sekitar awal tahun depan baru bisa diuji coba," ujarnya.
Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan berencana menggelar PTM simulasi pasa 13 September mendatang. Pada simulasi itu, PTM dilaksanakan secara bertahap yakni untuk jenjang SMP dan SD hanya diperbolehkan murid kelas VI saja yang bakal mengikuti PTM. Sementara, untuk kelas I-V masih mengikuti pembelajaran daring.
"Kami lakukan bertahap, karena sambil melihat perkembangan situasi dan keadaan pandemi. Secara bersamaan nantinya juga akan dievaluasi," imbuhnya.
Heroe beberapa waktu lalu juga menyatakan bahwa, vaksinasi yang digelar di sejumlah sentra vaksinasi pelajar telah rampung pada 4 September lalu. Cakupan vaksin kepada pelajar bahkan telah mencapai 83 persen.
"Dari SD, madrasah, SMK, SMA, pondok sudah divaksin. Selebihnya masih berada di luar kota di kampung halamannya atau ada yang tidak mendapat izin orang tuanya," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPKPAD Bantul membuka keringanan PBB-P2 hingga 100 persen bagi wajib pajak yang memenuhi syarat sesuai Perbup No. 16/2024
Timnas Voli Putri Indonesia menang comeback 3-2 atas Vietnam di SEA V Cup 2026 leg 2. Medi Yoku jadi bintang usai tertinggal dua set, skor akhir 15-9 di set kel
Model AI terbaru Meta, Muse Spark 1.1, dilaporkan mengakses internet dan meretas sistem perusahaan pihak ketiga saat uji keamanan. Insiden ini menambah daftar k
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY menggelar Puncak Festival Hari Anak Nasional (HAN)
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Syahrini resmi comeback setelah hampir tujuh tahun vakum. Ia merilis lagu Kau Yang Utama untuk Reino Barack dan putrinya, sekaligus menjanjikan hadiah menginap