Sebelum PTM 100 Persen, Disdikpora Kulonprogo Fokus Siapkan SOP

Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
14 September 2021 05:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Bumi Binangun, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo fokus menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan pelaksanaan PTM yang mengacu kepada SKB empat menteri.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan SOP yang sedang disiapkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo terkait dengan PTM yang rencananya dilaksanakan dalam beberapa waktu dekat bakal disesuaikan dengan kondisi yang ada di wilayah kabupaten Kulonprogo.

"Saat ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo tengah menggodok standar operasional prosedur [SOP] terkait dengan pelaksanaan PTM di wilayah kabupaten Kulonprogo sesuai dengan protokol pencegahan penularan Covid-19," kata Fajar pada Senin (13/9/2021).

Lebih lanjut, sebelum diterapkannya PTM di wilayah kabupaten Kulonprogo, upaya koordinasi terlebih dahulu dilakukan dengan menghadirkan sejumlah instansi terkait. Baik itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Kulonprogo, Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo.

"Hasil dari koordinasi tersebut nantinya akan dimintakan nota dinas dan persetujuan dari bupati. Pelaksanaan PTM di Kulonprogo nantinya dilangsungkan secara bertahap. Dimulai dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke bawah. SMP dipilih jadi yang pertama karena mayoritas siswa di jenjang tersebut telah disuntik vaksin Covid-19," ujar Fajar.

Baca juga: Memprihatinkan, Kualitas Penyiaran Indonesia Terus Menurun

Pelaksanaan PTM, kata Fajar, dilakukan secara bertahap. Dari mulai SMP kemudian diikuti sampai ke jenjang yang ada di bawahnya. Jika hasil pelaksanaan PTM tingkat SMP sudah dilakukan dengan baik dan hasil evaluasinya juga memuaskan, upaya PTM juga akan dilakukan di tingkat SD maupun taman kanak-kanak.

"Upaya pelaksanaan PTM tingkat SMP didahulukan karena sebagian besar siswanya sudah menerima suntikan vaksin Covid-19. Prinsipnya kita sudah siap melakukan PTM, tinggal eksekusi saja. Memang dalam penerapannya (PTM) dilakukan secara bertahap," terang Fajar.

Persetujuan orang tua juga menjadi salah satu aspek yang menjadi perhatian. Sebagian besar orang tua juga menginginkan agar PTM segera digelar di kabupaten Kulonprogo.

"Mayoritas orang tua siswa menyetujui digelarnya PTM di wilayah kabupaten Kulonprogo. Kami juga sudah menyampaikan surat pernyataan terkait dengan pelaksanaan PTM kepada orang tua masing-masing siswa," ungkap Fajar.

Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo, menyatakan sebelum masa PPKM darurat diberlakukan tidak sedikit sekolah yang sudah melakukan uji coba PTM. Baik jenjang SMP sampai dengan SD dan taman kanak-kanak.

Berdasarkan catatan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, sudah ada 12.093 pelajar atau sekitar 79 persen dari total sasaran 15.419 pelajar di Kulonprogo telah mendapat injeksi vaksin Covid-19.

"Mereka adalah pelajar usia 12 tahun ke atas yang mayoritas duduk di bangku SMP. Adapun untuk guru dan tenaga pendidik dari total 10.140 orang sasaran kebanyakan sudah divaksin. Kulonprogo tinggal menunggu waktu untuk melaksanakan PTM," kata Arif.