Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Proses evakuasi bus pariwisata yang terguling di kawasan wisata Goa Tanding di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo. Sabtu (18/9/2021). /Ist-Polres GK.
Harianjogja.com, KARANGMOJO – Sebuah bus pariwisata H 1446 BW terguling saat keluar dari objek wisata Goa Tanding, Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Sabtu (18/9/2021) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ada empat penumpang mengalami patah tulang, delapan mengalami luka ringan.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, bus pariwisata yang membawa 27 penumpang ini tergelincir pada saat akan keluar dari kawasan wisata Goa Tanding. Nahasnya, belum jauh dari objek, menglami kecelakaan. Pada saat bersimpangan dengan pikap yang sedang berhenti untuk memuat hasil panen kacang, jalan yang dilalui ambles.
BACA JUGA : Polda DIY Berlakukan Ganjil-Genap di 3 Destinasi Wisata Ini
Akibatnya, bus terguling ke kiri hingga memasuki area ladang milik warga. “Tanahnya labil sehingga saat dilalui bus jadi longsor dan mengakibatkan kecelakaan,” kata Suryanto kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).
Dia menjelaskan, hasil dari keterangan petugas di lapangan, rombongan ini berasal dari Semarang. Adaun penumpang merupakan jajaran pegawai dari RSUD Kota Semarang, Jawa Tengah. “Kasus ditangani oleh Satlantas dan bus yang terguling juga sudah dievakuasi,” katanya.
Kasat Lantas, Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griavinto Sakti mengatakan, untuk evakuasi bus melibatkan komunitas jip di Gunungkidul. proses pengangkatan selesai dilaksanakan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Dia menjelaskan, kecelakaan ini mengakibatkan delapan orang mengalami luka ringan, empat penumpang patah tulang. Sedangkan 15 orang lainnya dalam kondisi sehat. “Yang luka sudah mendapatkan perawatan dan dari peristiwa ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa,” kata Martinus.
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Ganjil Genap Diberlakukan di Objek Wisata
Disinggung mengenai rombongan habis berwisata, dia tidak menampik hal tersebut. Guna menyelesaikan kasus ini, sopir bus dan pengelola wisata akan dimintai keterangan. “Kami akan proses sampai tuntas,” ungkapnya.
Martinus berharap kepada seluruh masyarakat untuk bersabar karena hingga sekarang seluruh destinasi wisata di Gunungkidul belum dibuka. Kebijakan ini mengacu pada penerapan PPKM level tiga yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. “Tahan dulu untuk berwisata. Kasus bus pariwisata asal Semarang harus jadi pelajaran karena saat terjadi kecelakaan malah akan merugikan diri sendiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.