Pemkot Jogja Ungkap Tingginya Peminat Vaksin Moderna

Ilustrasi. - Freepik
21 September 2021 08:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO – Peminat vaksin Moderna di Kota Jogja tergolong tinggi. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, sejak dibuka pendaftaran di aplikasi Jogja Smart Service (JSS), warga Kota Jogja langsung memenuhi kuota sebanyak 700 orang.

“Ada fenomena bahwa vaksin Moderna ternyata diminati masyarakat,” kata Heroe saat ditemui di Kompleks Balai Kota Jogja, Senin (20/9/2021).

Sebelum diberikan kepada masyarakat umum, vaksin Moderna terlebih dahulu diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk dosis ketiga. Dari 12.000 nakes di Kota Jogja, baru sekitar 3.000 yang mendapat dosis ketiga ini.

BACA JUGA : Puluhan Ribu Dosis Vaksin Moderna Disiapkan untuk Masyarakat Umum di Kulonprogo

“Karena prioritas [awal vaksin dosis tiga bagi nakes] yang punya kontak langsung dengan pasien. Di samping itu, kami melakukan giliran untuk booster ketiga. Kalau ada Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) agar tidak bareng-bareng,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, Lana Unwanah, ada stok 28.000 dosis vaksin Moderna. Bagi masyarakat umum, dosis vaksin ini juga perlu dua kali suntikan.

“Vaksin Moderna untuk 18 tahun ke atas,” kata Lana. “Vaksinasi Moderna akan berlangsung pada Kamis [23/9].”

Pemberian jenis vaksin oleh Pemkot Jogja tergantung dengan stok dan distribusi dari pemerintah pusat. Sehingga jenis vaksin yang diberikan tergantung dengan stok yang tersedia.

Per 19 September 2021, Pemkot Jogja sudah menyuntikkan vaksin dosis pertama pada lebih dari 540.000 orang. Untuk warga yang tinggal di Jogja sebanyak 419.000 orang. Sementara capaian vaksinasi untuk warga dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Jogja sebanyak 68 persen. Adapun warga yang menjadi target vaksin pada warga dengan NIK Jogja sekitar 350.000 orang.