Advertisement
Universitas Tidar Siapkan Mahasiswa untuk Magang

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Tidar Magelang menyambut positif program Kampus Merdeka yang dicanangkan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, karena program tersebut membantu menyiapkan mahasiswa siap terjun ke dunia industri.
Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar Magelang Fitria Khairun Nisa mengatakan salah satu klausul dalam program Kampus Merdeka adalah mengatur waktu magang industri mahasiswa menjadi enam bulan atau selama satu semester. Waktu tersebut lebih panjang dari magang biasanya yang hanya berlangsung sekitar dua bulan.
Advertisement
Fitri mengatakan sisi positif dari magang selama satu semester adalah mahasiswa mendapatkan pengalaman bekerja yang lebih matang karena mereka bisa praktik di lapangan dalam jangka waktu yang panjang. Namun tantangannya, dosen harus menyiapkan banyak teori sebagai bekal mahasiswa melakukan kerja praktik.
"Enam bulan magang itu mahasiswa tidak hanya [mengaplikasi] satu mata kuliah tetapi untuk beberapa mata kuliah," kata Fitri saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja untuk mengajukan kerja sama magang mahasiswa, Jumat (24/9/2021).
Melalui Kampus Merdeka ini, dosen perlu membekali mahasiswa dengan banyak teori yang bisa diterapkan saat magang di perusahaan. "Kami juga siapkan mental mereka dan skillnya karena waktunya akan lebih panjang. Kita siapkan materi-materinya agar mereka tidak buta ketika terjun ke industri," lanjut Fitri.
Fitri mengatakan selama enam bulan pihak perguruan tinggi tetap mengontrol mahasiswa dan juga berhubungan secara intensif dengan industri tempat mahasiswanya magang. Tujuannya untuk memastikan praktik kerja yang dilakukan mahasiswa sejalan dengan teori yang dipelajari di kampus.
Guna memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan magang industri, Universitas Tidar menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan media massa, salah satunya Harian Jogja.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono mengaku sangat terbuka terhadap perguruan tinggi yang akan mendaftarkan mahasiswanya untuk magang. Menurutnya kegiatan magang kerja di Harian Jogja sudah biasa dilakukan, meski setahun belakangan terkendala pandemi Covid-19.
"Jika ingin mengaplikasikan ilmu komunikasi, bisa ke [divisi] cetak [koran Harian Jogja] atau online [harianjogja.com]. Harian Jogja juga memiliki divisi event organizer yang mengorganisasi berbagai acara. Kami juga melayani media services seperti pembuatan buku atau majalah," kata Anton.
Namun, penerimaan magang pada masa pandemi Covid-19 tidak bisa dalam jumlah banyak. Sebab perusahaan harus mengatur jumlah karyawan yang bekerja di kantor (work from office) maupun bekerja di rumah (work from home). Hal itu dilakukan untuk menjaga jarak antar SDM di gedung kantor untuk meminimalkan penularan Covid-19.
Harian Jogja juga terbuka bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian untuk skripsi atau tesis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

49 Kepala DaerahBelum Jalani Retret, Kemendagri Siapkan Retret Gelombang Kedua
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
- Mobil Pemudik Asal Bekasi Terbakar di Ngemplak Sleman
- Ini Antisipasi Pengelola Terminal Giwangan Hadapi Puncak Arus Balik
- Hari Ketiga Lebaran, Kendaraan Keluar DIY Meningkat Signifikan
- BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, BPBD Bantul Minta Warga Waspada
Advertisement
Advertisement