Kawasan Industri Gunungkidul Diperluas Jadi 1.500 Hektare
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Ilustrasi / Istimewa
Harianjogja.com, WONOSARI – Jajaran Polres Gunungkidul sejak 20 September hingga 3 Oktober mendatang melaksanakan Operas Patuh Progo 2021. Selain membantu dalam upaya penegakkan protokol kesehatan, juga dilakukan penindakan terhadap beragam pelanggaran lalu lintas.
Salah satunya ajang balapan liar yang dilakukan oleh anak-anak muda. Potensi pelanggaran ini, salah satunya di Jalur Jalan Lintas Selatan. Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griavinto Sakti mengatakan, Operasi Patuh Progo di tahun ini memiliki empat sasaran penting. Pertama, meekan segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan klaster Covid-19.
Adapun sasaran lainnya, mendisiplikan masyarakat yang tak mematuhi protokol kesehatan; penindakan terhadap beragam pelanggaran lalu lintas. Adapun yang keempat, berupaya memperlancar arus serta menekan potensi kecelakaan dengan memberdayakan personel di titik-titik rawan macet dan laka.
“Kalau ada kerumuman yang berpotensi menjadi sumber penyebaran virus corona, maka akan kami bubarkan. Sedangkan untuk pelanggaran berlalulintas, akan dilakukan tilang,” kata Martinus kepada wartawan, Kamis (23/9/2021).
BACA JUGA : Dikoordinasi Lewat Medsos, Ini Jalur yang Biasa Jadi Ajang
Dia menjelaskan, untuk potensi pelanggaran lalu lintas, salah satunya berkaian dengan ajang balapan liar. Aktivitas yang biasa dilakukan anak-anak muda ini sangat membahayakan karena tidak hanya merugikan diri sendiri, namun juga orang lain. “Upaya pencegahan terus dilakukan dengan menyasar ke wilayah-wilayah yang masuk di titik rawan,” katanya.
Selain balapan liar, penindakan juga berkaitan dengan kelengkapan surat-surat kendaraan hingga pemakaian knalpot yang tidak sesuai dengan standar pabrikan. “Penggunakan knalpot blombongan menyalahi aturan, jadi kalau kami menemukan akan ditindak,” katanya.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, upaya antisipasi balap liar suda sering dilakukan, khususnya di kawasan JJLS. Adapun hasilnya, banyak motor-motor yang tidak memenuhi standar pabrikan terjaring razia.
“Upaya pencegahan terus dilakukan. Selain pembubaran juga melakukan penindakan terhadap motor-motor yang terbukti menyalahi aturan seperti tak dilengkapi dengan surat-surat atau pun memakai knalpot blombongan,” katanya.
BACA JUGA : Waspadai Balapan Liar, Operasi Cipta Kondisi Terus
Selain itu, juga ada upaya penyekatan di jalur utama menuju Pantai Selatan. Tujuannya agar tidak ada wisatawan masuk dalam penerapan PPKM level 3. “Kami terus mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat supaya tertib daan menaati peraturan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Ekspansi ekonomi digital menuntut kepastian identitas, kepatuhan PSE, dan keamanan transaksi untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Sebanyak 1.100 pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026)
Petani Temanggung diminta waspadai serangan hama saat kemarau karena cuaca panas dan kering dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pajak marketplace atau PPh 22 berlaku 1 November 2026. Ekonom mendorong pemungutan otomatis dan terintegrasi agar ramah UMKM.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.