DIY Mencanangkan Pasar Komunitas

Sri Sultan HB X dan GKR Hemas saat meninjau hasil produk UMKM dalam penutupan gelaran Si Bakul di Kraton Kilen, Sabtu (25 - 9). (ist)
27 September 2021 07:07 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) mencanangkan Pasar Komunitas untuk memberdayakan koperasi dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memberdayakan petani di DIY.

Nantinya produk hasil pertanian akan diserap oleh koperasi kemudian disalurkan ke UMKM menjadi bahan jadi sehingga memiliki nilai tambah.

Pasar Komunitas tersebut dicanangkan bersamaan dalam Gelaran Si Bakul Jogja di Kraton Kilen, kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sabtu (25/9). Pencanangan dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama GKR Hemas, Anggota DPD RI Afnan Hadikusumo, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan koperasi, dan perwakilan UMKM.  

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Sri Nurkyatsiwi mengatakan Pasar Komunitas merupakan terobosan dalam skema pemulihan ekonomi, melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM dengan pembelian bahan baku pertanian atau perikanan yang mengalami fluktuasi harga, agar dapat dikelola melalui koperasi dan disalurkan kepada UMKM pengolah, sehingga produk yang dipasarkan memiliki nilai tambah dengan harga yang terjangkau.

“Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan penjualan produk pertanian, pemberdayaan koperasi, hingga fasilitasi bahan baku bagi UMKM sehingga produk yang dipasarkan secara online dapat mendorong tingkat konsumsi masyarakat dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah,” kata Sri Nurkyatsiwi.

Lebih lanjut perempuan yang akrab disapa Siwi ini mengatakan, Pasar Komunitas tersebut sebagai gerakan yang melibatkan komponen usaha dari hulu hingga hilir, yang melibatkan sekurangnya 10 koperasi sektor ril dan lebih dari 150 UMKM.   

Dana Keistimewaan

Gerakan yang dibiayai melalui dana keistimewaan tersebut, diharapkan mampu memberikan inspirasi terkait upaya kreatif dalam pemulihan ekonomi daerah terdampak Covid-19, yang melibatkan multi stakeholders.

“Hal ini sebagai strategi transformasi terhadap perkembangan situasi akhir-akhir ini yang memerlukan langkah terobosan guna membantu ketahanan ekonomi daerah,” kata Siwi.