Advertisement

Pengurus DPW PKS DIY Ziarah di Pusara Pahlawan Revolusi

Sunartono
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 08:17 WIB
Sunartono
Pengurus DPW PKS DIY Ziarah di Pusara Pahlawan Revolusi Sejumlah politikus PKS DIY melakukan ziarah di TMP Kusumangera, Jumat (1/10/2021). - Ist/pks.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan ziarah di dua pusara dua Pahlawan Revolusi di Taman Makam Pahalwan (TMP) Kusumangera Jogja, Jumat (1/10/2021) sore.

Ketua DPW PKS DIY Agus Masudi menjelaskan ziarah di TMP Kusumanegara secara khusus dilakukan di makam dua pusara Pahlawan Revolusi, yaitu Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono. Kegiatan itu sebagai salah satu komitmen PKS sebagai partai yang selalu menjunjung tinggi Pancasila dan menghargai para pahlawan. Agus menegaskan, partainya siap pasang badan jika ada pihak yang ingin mengganti ideologi pancasila.

BACA JUGA : Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Ini Pesan Ketua MPR

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

“Kita harus mengakui bahwa bahwa pancasila sebagai kesepakatan bersama seluruh elemen bangsa, harus kita taati bersama, harus dipertahankan. Kita tetap harus mewaspadai upaya berbagai pihak untuk mengganti pancasila dengan ideologi lain, karena penggantian itu bisa dilakukan dengan cara yang kasar dan cara yang halus,” katanya.

Selain melakukan ziarah, lanjutnya, seluruh kader PKS memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September kemudian mengibarkan bendera setiang penuh pada 1 Oktober. “Kami ingin membawa pesan, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ucapnya.

Politikus PKS Imam Taufik menambahkan PKS DIY secara maksimal berupaya melaksanakan butir pancasila satu sampai lima. Momentum Hari Kesaktian Pancasila sekaligus untuk menguatkan bahwa sejarah tersebut tidak bisa terpisahkan dari NKRI.

BACA JUGA : Kesaktian Pancasila Trending Topic di Twitter, Apa Saja

“Kunjungan ke TMP Kusumanegara ini untuk mengingatkan peristiwa sejarah penting di NKRI yang tidak bisa kita lupakan. Sekaligus memotivasi kita untuk terus mempertahankan pancasila,” ujar pria yang juga anggota DPRD DIY ini.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement