Calon Tunggal Pilur Gunungkidul Bisa Maju, Lawan Kotak Kosong
Pemilihan lurah serentak di Gunungkidul 2026 membuka peluang calon tunggal maju melawan kotak kosong. Pemkab menyiapkan anggaran Rp2,6 miliar.
Sejumlah pengunjung bermain di kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Selasa (11/6/2019). Adanya kenaikan air laut karena gelombang tinggi tidak menyurutkan minat pengunjung untuk menikmati keindahan panorama pantai. /Istimewa/Dokumen SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pembukaan destinasi wisata di masa PPKM harus disertai dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi. Kewajiban ini bisa terkendala karena masih ada sejumlah destinasi, khususnya di wilayah selatan yang kesulitan sinyal telekomunikasi.
Anggota DPRD Gunungkidul, Heri Purwanto mengatakan, masalah ketiadaan sinyal di destinasi wisata harus diatasi oleh pemkab. Fasilitas ini untuk mendukung penerapan aplikasi PeduliLindungi yang menjadi salah satu syarat dalam pembukaan destinasi.
“Masih banyak yang susah sinyal, salah satunya di Pantai Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo,” katanya, Kamis (7/10/2021).
Menurut Heri, akses sinyal telekomunikasi tidak hanya untuk aplikasi PeduliLindungi, namun juga sebagai upaya memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. “Saya berharap masalah blankspot ini harus diatasi sehingga ada kemudahan bagi para pengunjung,” katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, sesuai dengan edaran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, uji coba wisata harus mengantongi sertifikat CHSE. Selain itu, untuk perlindungan juga diwajibkan adanya penggunaan aplikasi PeduliLindungi.
Baca juga: Tak Hanya KTP Kota Jogja, Pemkot Siap Layani Vaksinasi untuk Warga Luar
“Masih proses, tapi sekarang sudah ada destinasi yang mendapatkan QR code aplikasi PeduliLindungi dan sertifkasi CHSE,” katanya.
Meski demikian, ia tidak menampik hingga sekarang belum ada kebijakan pembukaan destinasi wisata di Bumi Handayani. Terkait dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi, Hary mengakui juga ada hambatan karena di sejumlah destinasi masih kesulitan sinyal telekomunikasi.
“Kami terus koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika selaku Organisasi Perangkat Daerah teknis. Langkah ini, sebagai upaya agar penggunaan aplikasi di kawasan wisata dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Diskominfo Gunungkidul, Wahyu Nugroho. Menurut dia, upaya penyediaan sinyal telekomunikasi terus dilakukan. Selain koordinasi dengan dinas pariwisata, juga ada upaya menggadeng provider dalam upaya memberikan peningkatan layanan.
“Masih dimatangkan. Mungkin di spot wisata yang susah sinyal bisa dikerjakan melalui kerja sama Corporate Social Responsibility [CSR] dengan perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi,” katanya.
Kendala Geografis
Wahyu menambahkan, upaya penyediaan layanan sinyal telekomunikasi di area blankspot pernah dilakukan. Meski demikian, upaya tersebut tidak semudah yang dibayangkan karena selain sarana, juga terkendala kondisi geografis.
Dia mencontohkan, untuk kawasan Pantai Wediombo sudah pernah akan dipasang penguat sinyal. Namun, tidak berjalan dengan lancar. Wahyu berdalih, pemasangan tower ada batasan ketinggian, sedangkan dari sisi lokasi berada di cerukan sehingga mempersulit program tersebut.
“Tangkapan sinyalnya susah karena lokasinya di bawah dan terhalan perbukitan. Untuk solusinya, sudah ada dengan menarik jaringan fiber optic di Kalurahan Jepitu, tapi tidak bisa dilakukan sekarang karena kemungkinan baru terlaksana di awal tahun depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak di Gunungkidul 2026 membuka peluang calon tunggal maju melawan kotak kosong. Pemkab menyiapkan anggaran Rp2,6 miliar.
KPK mengonfirmasi nama Raffi Ahmad muncul dalam penyidikan kasus korupsi Bea Cukai terkait Blueray Cargo. Penyidik membuka peluang pendalaman berdasarkan fakta
Tren wisata di Indonesia bergeser ke destinasi luar kota besar. Lombok mencatat kenaikan lama menginap 68 persen, sementara Nabire mulai menarik perhatian wisat
BKN merilis jadwal seleksi PPPK 2026. Calon pelamar diminta memantau SSCASN, menyiapkan dokumen, dan mewaspadai penipuan selama proses rekrutmen.
Lima tim dipastikan tersingkir dari Piala AFF U-19 2026. Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan catatan sempurna.
Tim UGM menemukan indikasi retakan bawah tanah hingga kedalaman 20 meter di lokasi fenomena api Seyegan. Penelitian lanjutan dengan geolistrik akan dilakukan.