Advertisement

Vaksinasi di Jogja Rampung Sepenuhnya pada Desember

Sirojul Khafid & Budi Cahyana
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:17 WIB
Budi Cahyana
Vaksinasi di Jogja Rampung Sepenuhnya pada Desember Penyandang disabilitas mendapatkan vaksin Covid-19. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Pemkot Jogja menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 dosis kedua rampung pada Desember 2021. Saat ini Vaksinasi dosis kedua di Kota Jogja telah mencapai 416.000 dosis.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, tidak ada angka pasti besaran suntikan dosis kedua per hari lantaran waktu untuk suntikan dosis dua mengikuti pola pada dosis pertama.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA: Antisipasi Wisatawan Membludak, Pemkot Jogja Aktifkan Posko Gumaton

“Sekarang kami mengerahkan empat mobil [vaksinasi], kami putar ke wilayah-wilayah. Kemudian sentra masih ada di XT-Square, puskesmas, serta rumah sakit,” kata Heroe, Jumat (15/10/2021).

Sementara untuk beberapa warga yang belum disuntik vaksin yaitu mereka yang komorbid atau penyintas.

“Beberapa kali ke wilayah bilangnya sudah vaksin semua. Pak RT menyatakan sudah susah mencari orang yang belum baksin, ada satu dua yang belum karena komorbid atau penyintas atau tidak tinggal di Kota Jogja,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Sementara vaksinasi dosis pertama, per hari masih berjalan, tetapi hanya pada besaran 500-700 dosis per hari. Sebelumnya, vaksinasi dosis pertama bisa mencapai 10.000 per hari.

BACA JUGA: Terus Melandai, Kasus Covid DIY Hari Ini Tambah 32

Sejauh ini, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Jogja yaitu 589.000 dosis. Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jogja, Lana Unwanah, vaksinasi dosis pertama akan kembali normal pada akhir Oktober mendatang.

“Insyaallah mulai 22 Oktober kami buka [vaksinasi untuk] dosis satu kembali. Saat ini masih [fokus] dosis dua sampai dengan 21 Oktober 2021,” kata Lana.

Gencarnya vaksinasi harus diikuti penerapan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, hingga menghindari kerumunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement