Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Warga mengikuti Program Bebas Memilih Vaksin di Kantor Dinas Kesehatan Gunungkidul, Jumat (15/10/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Kesehatan Gunungkidul membuat inovasi dengan membebaskan warga memilih jenis vaksin Covid-19. Vaksinasi dengan pilihan ini dilaksanakan setiap Jumat di Kantor Dinas Kesehatan di Jalan Kolonel Sugiyono No.17 di Kapanewon Wonosari.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan terus berupaya meningkatkan program vaksinasi di Gunungkidul. Hingga sekarang, capainnya sebesar 75,2% untuk dosis pertama dan dosis kedua mencapai 45%,
BACA JUGA: Persiapan Pembukaan Wisata di Gunungkidul, Bus Pariwisata Bakal Diperiksa di Sejumlah Lokasi
Selain melaksanakan vaksinasi massal dan gerakan rumah ke rumah, Dinas Kesehatan juga menggelar program vaksin bebas memilih. Dewi mengungkapkan, kebebasan memilih vaksin bagi warga dilaksanakan setiap Jumat dengan kuota 500 dosis. “Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kali dan lokasi penyelenggaraan di kantor dinas kesehatan,” katanya kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).
Menurut dia, untuk jenis vaksin yang disediakan antara lain Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, dan Moderna. Guna mengurangi terjadinya kerumunan, warga bisa mendaftar dan mengambil nomor antrean pada Rabu dan Kamis. Masyarakat yang hendak mengikuti vaksin ini antara lain menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga atau KTP domisili Gunungkidul. “Yang tak kalah penting peserta harus dalam keadaan sehat,” kata Dewi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sumitro mengatakan antusiasme warga terhitung tinggi karena ada 476 pendaftar yang mengikuti program vaksin ini.
"Vaksinasi ini bisa untuk dosis pertama atau kedua. Dari semua jenis yang disediakan, Sinovac paling banyak diminta," kata Sumitro.
BACA JUGA: Obat Ilegal 4 Truk dari Pabrik di Sleman dan Bantul Dimusnahkan
Salah seorang peserta vaksin, Feli mengaku tertarik mengikuti program ini karena bebas memilih vaksin yang akan digunakan. Dia pun memilih vaksin jenis Sinovac karena boleh disuntikan bagi ibu yang sedang menyusui.
“Prosesnya cepat dan penyuntikan sesuai dengan nomor antrean yang didapatkan. Saya tahu program ini melalui media sosial Instagram,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
KPU Surakarta menegaskan verifikasi ijazah Gibran saat Pilkada 2020 dilakukan sesuai prosedur melalui kementerian dan Bakorwil VII.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Kamis 8 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data AI harus mempertimbangkan ketersediaan air, energi, dan konektivitas agar tak ganggu masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, tersedia di Nanggulan. Simak lokasi, jam layanan dan syarat perpanjangan.
Produksi beras Sleman meningkat, tetapi sektor pertanian masih menghadapi tantangan alih fungsi lahan, regenerasi petani, dan gagal panen.