Satgas Tunggu Hasil Swab 30 Warga di Klaster Sedayu

Ilustrasi. - Freepik
24 Oktober 2021 11:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, SEDAYU - Satgas Covid-19 Kapanewon Sedayu, Bantul masih menunggu hasil swab PCR kepada 30 orang kontak erat dengan delapan siswa dan seorang guru SD Sukoharjo, Argodadi, Sedayu. Sebab, hingga Minggu (24/10) belum ada hasil dari swab PCR yang dikirimkan ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Bantul. Kumpulan kasus ini kemudian disebut dengan klaster Sedayu.

"Hasil swab PCR untuk 30 orang yang kami lakukan Jumat (22/10) belum keluar. Kami masih menunggu," kata Panewu Sedayu Lukas Sumanasa, Minggu (24/10) pagi.

BACA JUGA : Dua Klaster Muncul di Bantul, Kegiatan Masyarakat Diminta

Meski belum keluar hasil swab, ke-30 orang yang telah menjalani swab PCR saat ini diminta untuk melakukan isolasi mandiri dirumah, sembari menunggu hasil swab PCR. Selain itu,

kedelapan siswa dan satu guru yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini juga tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Untuk mencegah penularan, kegiatan belajar mengajar tatap muka di SD Sukoharjo ditutup sementara," katanya.

Kepala Puskesmas Bambanglipuro Tarsisius Glory mengatakan jika 14 pasien Covid-19 dari klaster senam Padukuhan Mbelan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul telah selesai menjalani isolasi mandiri. Mereka sudah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang. Begitu juga 11 pasien lainnya juga dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

BACA JUGA : Jangan Sampai Ada Klaster Wisata di Bantul

"Untuk pasien dari klaster tilik [Srigading, Sanden], dua orang hari ini akan selesai menjalani isolasi dan diperbolehkan pulang," sambung Glory.