Advertisement

Keroncong Plesiran V digelar di Pinus Sari dengan Prokes Ketat

Jumali
Senin, 25 Oktober 2021 - 13:57 WIB
Sunartono
Keroncong Plesiran V digelar di Pinus Sari dengan Prokes Ketat Pengelola hutan pinus sari, Mangunan, Dlingo, bersama dengan Dinas Pariwisata DIY menggelar Keroncong Plesiran V, Sabtu (23/10/2021). - Harian Jogja/Jumali.

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Seiring dengan pembukaan objek wisata, pengelola hutan pinus sari, Mangunan, Dlingo, bersama dengan Dinas Pariwisata DIY menggelar Keroncong Plesiran V, Sabtu (23/10/2021).

Even yang digelar secara hybrid dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat tersebut digelar untuk mengenalkan objek wisata, sekaligus melestarikan musik keroncong.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Event Manager Keroncong Plesiran Radyan Sugandi mengatakan pihaknya sengaja menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat digelarnya even. Selain pengunjung diwajibkan mencuci tangan, diukur suhu, dan memakai masker, pihaknya juga hanya menyediakan 200 tiket kepada penonton yang hendak menonton pertunjukan secara langsung. Sedangkan penonton yang hadir juga diatur jaraknya.

"Sisanya kami sediakan fasilitas penonton live streaming. Kami sediakan tiket untuk nonton live streaming. Dalam tiket itu ada link streamingnya," katanya.

Selain itu, Sugandi mengungkapkan pada Keroncong Plesiran V pihaknya juga menggandeng UMKM dan menghadirkan putra dari Kusbini. Pelibatan UMKM ini sekaligus untuk mendukung keberadaan UMKM dan peningkatan perekonomian UMKM  sekitar lokasi.

"Untuk keberadaan putra dari Kusbini yakni  Sapta Ksvara Kusbini, dia nanti yang memimpin jalannya musik orkestra untuk lagu Indonesia dan Bagiku Negeri,"ungkap Sugandi.

Lebih lanjut Sugandi mengungkapkan, pada festival keroncong ini, tidak hanya dihadirkan grup musik keroncong asli, tapi juga grup keroncong modern dan keroncong format orkestra. Di mana, penonton sengaja diajak untuk merasakan musik keroncong di nuansa alam.

"Kami juga sengaja pilih kawasan ini agar  penonton mencintai, menjaga dan melestarikan hutan,"harap Sugandi.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Canggih! Bola Piala Dunia Qatar Dilengkapi Sensor, Bisa Dicharge Layaknya Smartphone

News
| Jum'at, 02 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

alt

Punya 100 Gerbong, Kereta Api Ini Mampu Meliuk di Pegunungan Alpen

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement