MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Pesatnya perkembangan teknologi informasi berdampak positif terhadap perkembangan bahasa dan sastra. Bahkan saat ini generasi muda semakin berminat mempelajari bahasa, sastra dan aksara Jawa.
Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan DIY Setya Amrih Prasaja mengatakan tingginya minat generasi muda terlihat pada Kompetisi Bahasa dan Satra yang digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar dari berbagai jenjang dan jenis perlombaan.
"Antusiasme generasi muda cukup tinggi mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang ekspresi secara luas kepada generasi muda di DIY untuk berkompetisi dalam berbagai lomba," ujar Amrih, Senin (25/10/2021).
Kompetisi meliputi maca cerkak, geguritan, lomba pranatacara, sesorah, macapat, alih aksara Jawa dan stand up comedy berbahasa Jawa. "Kompetisi Bahasa dan Sastra 2021 ini merupakan puncak kegiatan yang dilaksanakan Kundha Kabudayan DIY sebagai kegiatan final kompetisi bahasa dan sastra," katanya.
Kompetisi berlangsung secara berjenjang mulai tingkat kabupaten. Sesuai fungsinya, Kundha Kabudayan DIY melaksanakan pembinaan bahasa dan sastra khususnya generasi milenial untuk memiliki potensi literasi di bidang bahasa sastra dan aksara Jawa. "Harapannya, anak-anak muda khususnya di DIY bisa lebih mencintai bahasa, sastra dan aksara Jawa," kata Amrih.
Jumlah utusan kabupaten/kota yang maju ke babak final tingkat DIY memenuhi kuota. Sejak awal, kegiatan ini memang didesain menyasar generasi muda khususnya anak usia SD, SMP, SMA dan umum. Peserta yang berkompetisi di tingkat DIY merupakan hasil tiga besar dari masing–masing cabang lomba yang dilaksanakan kundha kabudayan tingkat kabupaten/kota.
"Dari jenis lomba kompetisi yang ditawarkan semua mendapat respons positif. Peminatnya merata setiap mata lomba karena semua kabupaten/kota mengirimkan delegasi," katanya.
Secara umum, Kompetisi Bahasa dan Sastra 2021 Disbud DIY berjalan lancar. Puncak acara yang dilaksanakan Senin diisi talkshow dengan nara sumber dari Paniradya Keistimewaan, Kundha Kabudayan DIY dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY.
Salah seorang peserta lomba, Muhammad Aziz siswa MA asal Sleman mengatakan kegiatan tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk berprestasi pada kompetisi selanjutnya. Saat ini generasi muda, khususnya pelajar lebih suka membaca dan menulis bahasa asing daripada bahasa Jawa. "Generasi muda dapat mengikuti kegiatan-kegiatan positif, seperti mengikuti kompetisi bahasa Jawa ini dan kegiatan kebudayaan lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.