DIY Boyong 10 Tarian Daerah ke World Expo 2020 Dubai

Salah satu seni tari yang ditampilkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam gelaran akbar World Expo 2020 Dubai, Minggu (7/11/2021). - Bisnis/Gajah Kusumo
07 November 2021 17:17 WIB Gajah Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, DUBAI — Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan tampil maksimal dalam gelaran akbar World Expo 2020 Dubai. Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) DIY Agus Priono mengatakan membawa delegasi cukup besar, yaitu 42 orang.

"Kami menganggap ini kesempatan yang baik bagi DIY untuk menunjukkan potensi di Yogyakarta, baik investasi, perdagangan, dan wisata," katanya saat ditemui di Paviliun Indonesia, World Expo 2020 Dubai, Sabtu (6/11/2021).

BACA JUGA : Ribuan Pelaku UMKM di DIY Terima Dana Hibah dari Danais

Dia mengungkapkan pemprov akan mementaskan 10 tarian khusus untuk memberi kesan mendalam mengenai Yogyakarta. "Penampilan tarian dari keraton. Akan tampil 10 tarian. Ini sangat jarang untuk tamu karena hanya khusus special event. Ada Serimpi muncar hingga Kelana Topeng. itu tari khusus dan sangat spesifik karena punya filosofi mendalam."

Agus mengatakan ada sejumlah agenda acara, dari trade forum, investment forum, di mana pemprov akan tampil maksimal menarik investasi dari investor Uni Emirat Arab (UEA) maupun investor asing lainnya.

"Paling tidak ada beberapa project yang ingin kami tawarkan. satu soal kesempatan investasi di proyek pembangunan terintegrasi di kawasan Candi Prambanan. Di sana konsep pembangunannya kawasan. Kebetulan konsep nasional ada rencana pembangunan master plan wisata, termasuk Candi Borobudur-Prambanan, jogjakarta. Nanti ada beberapa kesempatan investasi yang akan ditampilkan di sana, terkait hotel, resort, dan parking area. ada juga jogja agriculture hub."

Dia menjelaskan pemprov akan mencoba menawarkan investasi dengan konsep pertanian modern yang dikelola anak muda atau petani milenial.

Selain itu, potensi digital industry di jogja juga akan ditawarkan. "Dari segi tradenya, produk" unggulan jogja ada home deco, batik, perak hingga batu-batuan. Itu dari segi perdagangan."

Agus menambahkan pada tahun ini Kementerian Investasi menargetkan Yogyakarta untuk meraih investasi sebesar Rp3,7 triliun. Adapun, hingga semester I/2021, realisasi investasi sudah mencapai Rp2 triliun.

BACA JUGA : Pemda DIY Perlu Membentuk UMKM Center

Adapun, Pemprov DIY sendiri menargetkan pembentukan modal tetap bruto pada 2021 mencapai Rp44 triliun, di mana hingga semester pertama tahun ini sudah mencapai Rp22 triliun.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah menunjukkan keberagaman, keunggulan sumber daya manusia, dan potensi ekonomi Indonesia kepada 192 negara yang mengikuti gelaran akbar World Expo 2020 Dubai dalam Indonesia National Day, Kamis (4/11/2021).

Acara National Day merupakan bagian rangkaian kegiatan Expo yang diberikan bagi 192 negara peserta untuk memamerkan budaya khasnya masing-masing. Indonesia National Day akan mengangkat tema Land of Diversity.

Keragaman tersebut dapat dilihat dari segi warisan leluhur yang terdiri dari suku, budaya, dan bahasa yang ditunjukkan melalui pertunjukan yang memadukan tarian tradisional dan modern, serta pertunjukkan grafis. Keberagaman tersebut juga dituangkan dalam berbagai potensi yang dimiliki Indonesia di berbagai sektor, seperti perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia