Advertisement

Siswa SMA Negeri 1 Wonosari Antusias Ikut Kemenkeu Mengajar 6

Nina Atmasari
Selasa, 09 November 2021 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
Siswa SMA Negeri 1 Wonosari Antusias Ikut Kemenkeu Mengajar 6 Kegiatan Kemenkeu Mengajar (KM) di SMAN 1 Wonosari, Gunungkidul, Selasa (9/11 - 2021)/Ist

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar Kemenkeu Mengajar (KM) di SMAN 1 Wonosari, Gunungkidul, Selasa (09/11/2021). KM edisi kelima (KM 6) ini dilaksanakan secara virtual/daring.

Kementerian Keuangan Mengajar adalah sebuah kegiatan mengajar selama satu hari disekolah yang dilaksanakan oleh pegewai Kementerian Keuangan yang mendaftar sebagai relawan. KM 6 dilaksanakan dalam rangkaian Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia ke-75 tahun 2021 dengan tagline, Dari Kami Untuk Negeri.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

KM 6 digelar serentak di seluruh Indonesia, Selasa (9/11/2021) dengan total 342 sekolah yang berpartisipasi, tersebar di 34 Provinsi se-Indonesia, termasuk 2 Sekolah Luar Biasa dan 10 Sekolah Indoensia Luar Negeri.

Antusias siswa SMAN 1 Wonosari mengikuti KM 6 cukup tinggi. Tamu spesial mereka adalah salah satu eselon 1 Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo selaku Staf Khusus Menteri Keuangan dan juga alumni dari SMA Negeri 1 Wonosari.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 144 siswa. Antusiasme tampak dari salah satu siswa yang bertanya, yaitu Febi Setiawati, kelas 11S1. "APBN yang telah ditetapkan itu telah dirinci. Namun jika realisasinya melebihi APBN yang telah ditetapkan, apakah negara akan memberi suplai lagi?" tanyanya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Yustinus Prastowo mengungkapkan di situlah pentingnya perencanaan, sehingga apa yang akan dilakukan sudah ada petunjuknya. Adapun pelaksanaannya harus diawasi agar sesuai perencanaan sehingga tidak menyimpang atau korupsi.

"Tapi tapi jika ada keadaan yang luar biasa, misal ada bencana alam, maka harus ada perencanaan lagi dan prosesnya harus bersama, akuntabel. Dinas, kepala daerah bahkan presiden tidak boleh tidak semena-mena menggelembungkan anggaran. Maka kita mari ikut mengawasi supaya uang dipakai dengan baik," katanya.

Kepala SMAN 1 Wonosari, Muh Taufiq Salyono berharap kegiatan ini memberikan ilmu yang bermanfaat untuk anak didik. "Bisa memberikan motivasi untuk tetap meningkatkan literasi keuangan di era digital ini, agar kita bisa beradasptasi dengan era digital yang cepat berkembang," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement