Hari Pahlawan, Pemkot Jogja Ajak Warga Taat Prokes

Kompleks balai kota Jogja sebagai kawasan wajib masker dan vaksin, Kamis (2/9/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
10 November 2021 13:57 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO – Salah satu sifat dari kepahlawanan adalah memberikan inspirasi. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, memberi inspirasi kepada sesama warga dengan taat protokol kesehatan (prokes) menjadi salah satu sifat kepahlawanan yang penting.

Terlebih di masa PPKM Level 2 di DIY, sudah banyak wisatawan yang masuk ke Kota Jogja. Agar pendatang dan warga lokal tetap terjaga kesehatannya, perlu saling menginspirasi untuk taat prokes.

“Dalam dua pekan, hampir 1.000 bus wisata masuk Jogja, sementara kendaraan pribadi salama akhir pekan bisa mencapai 1.300 kendaraan. Ini artinya sudah banyak orang datang ke Jogja dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Heroe dalam upacara peringatan Hari Pahlawan bertema Pahlawanku Inspirasiku di Kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (10/11).

BACA JUGA : Menjadi Pahlawan Hari Ini

“Mari sikapi bersama pertumbuhan ekonomi tapi prokes tetap aman, agar nantinya menjadi dasar untuk bangkit, pulih, dan menata kehidupan sosial dan ekonomi kita.”

Makna menjadi pahlawan bisa sesuai dengan zamannya. Apabila dahulu dengan berperang melawan penjajah, kini esensi menjadi pahlawan salah satunya dengan mendarmabaktikan hidupnya lebih dari semestinya. Dalam istilah sekarang bisa jadi bekerja melebihi tugas pokok dan fungsinya. Kerja-kerja ini nantinya akan menginspirasi lainnya untuk berjuang bersama memajukan Indonesia.

“Selain itu, perlu memiliki visi yang lebih jauh ke depan. Pahlawan juga harus mempu menjadi pembaharu, kalau pahlawan menyerah pada kondisi tertentu, maka pahlawan itu tidak akan melahirkan bangsa ini,” kata Heroe.

Seluruh sifat kepahlawanan ini mampu ditiru oleh semua masyarakat sesuai sektor mereka berada. Terlebih dalam upaya melewati masa-masa sulit, sifat-sifat ini perlu semakin dipertajam. “Pembaharu tidak akan menyerah pada keadaan, tapi berjuang maju menuju kondisi yang akan datang,” kata Heroe.