Advertisement

Baliho Rawan Ambruk di Bantul Akan Dirobohkan

Catur Dwi Janati
Sabtu, 13 November 2021 - 05:37 WIB
Budi Cahyana
Baliho Rawan Ambruk di Bantul Akan Dirobohkan Ilustrasi - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Satpol PP Bantul memberi peringatan kepada sejumlah pemilik baliho dan reklame yang rawan ambruk. Jika tak kunjung diperbaiki, baliho bakal dirobohkan.

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta, mengatakan jajarannya telah mengidentifikasi sejumlah baliho dan reklame yang berpotensi membahayakan dan tidak dimanfaatkan secara optimal. "Jadi ada dua hal yakni kaitannya dengan keberadaannya yang tidak optimal, dan kondisi konstruksi," tuturnya saat ditemui, Jumat (12/11/2021).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurut Yulius, jajarannya telah memasang peringatan di konstruksi baliho dan reklame yang rawan roboh. Peringatan itu ditujukan kepada vendor untuk segera memperbaiki dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Sebelum membrikan peringatan, Satpol PP lebih dulu mengecek aspek konstruksi, seperti mengamati kondisi besi penyangga, bahan penopang, sambungan reklame dan teknis lainnya. “Kalau kondisinya membahayakan, maka diberi peringatan," katanya.

Selain dari sisi konstruksi, aspek penempatan baliho dan reklame menjadi catatan Satpol PP. Beberapa baliho yang dekat dengan jaringan listrik maupun pohon juga mendapatkan peringatan. Yulius mencatat ada 10-15 baliho dan reklame di wilayah Piyungan dan Banguntapan yang dipasangi papan peringatan. "Nantinya operasi diperluas sampai di Kapanewon Sewon, Kasihan dan Sedayu," tambahnya.

Para pemilik baliho diberikan waktu sepekan untuk berkoordinasi dengan Satpol PP. Jika dalam sepekan baliho tak kunjung diurus, maka Satpol PP akan merobohkan baliho dan papan reklame yang membahayakan keselamatan warga. "Jika selama tujuh hari belum ada konfirmasi dari pihak vendor, kalau ada kontaknya kami bahal menghubungi untuk memastikan apakah baliho mau dirobohkan sendiri atau kami robohkan," katanya. 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Petinggi Golkar Curiga Ada Pihak Ingin Amandemen UUD 1945

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement