Pakar UGM Tegaskan Enam Gunung Api Aktif Bersamaan Fenomena Alami
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Satpol PP Bantul memberi peringatan kepada sejumlah pemilik baliho dan reklame yang rawan ambruk. Jika tak kunjung diperbaiki, baliho bakal dirobohkan.
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta, mengatakan jajarannya telah mengidentifikasi sejumlah baliho dan reklame yang berpotensi membahayakan dan tidak dimanfaatkan secara optimal. "Jadi ada dua hal yakni kaitannya dengan keberadaannya yang tidak optimal, dan kondisi konstruksi," tuturnya saat ditemui, Jumat (12/11/2021).
Menurut Yulius, jajarannya telah memasang peringatan di konstruksi baliho dan reklame yang rawan roboh. Peringatan itu ditujukan kepada vendor untuk segera memperbaiki dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Sebelum membrikan peringatan, Satpol PP lebih dulu mengecek aspek konstruksi, seperti mengamati kondisi besi penyangga, bahan penopang, sambungan reklame dan teknis lainnya. “Kalau kondisinya membahayakan, maka diberi peringatan," katanya.
Selain dari sisi konstruksi, aspek penempatan baliho dan reklame menjadi catatan Satpol PP. Beberapa baliho yang dekat dengan jaringan listrik maupun pohon juga mendapatkan peringatan. Yulius mencatat ada 10-15 baliho dan reklame di wilayah Piyungan dan Banguntapan yang dipasangi papan peringatan. "Nantinya operasi diperluas sampai di Kapanewon Sewon, Kasihan dan Sedayu," tambahnya.
Para pemilik baliho diberikan waktu sepekan untuk berkoordinasi dengan Satpol PP. Jika dalam sepekan baliho tak kunjung diurus, maka Satpol PP akan merobohkan baliho dan papan reklame yang membahayakan keselamatan warga. "Jika selama tujuh hari belum ada konfirmasi dari pihak vendor, kalau ada kontaknya kami bahal menghubungi untuk memastikan apakah baliho mau dirobohkan sendiri atau kami robohkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan BBM nasional aman sekitar 20 hari. Antrean di Makassar disebut terjadi karena perubahan pola konsumsi.
HMI Jogjakarta menggelar aksi di Polda DIY, menuntut penanganan serius kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah Sleman.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.