Lahan Mulai Dibebaskan, Pelabuhan Gesing di Gunungkidul Dibangun Tahun Depan

Aktivitas di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang. Di wilayah ini akan dibangun pelabuhan pendaratan ikan dan proses sudah memasuki tahapan pembebasan lahan. foto diambil 28 Februari 2021-Harian Jogja - David Kurniawan\\r\\n
15 November 2021 22:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pelabuhan Gesing di Dusun Mbolang, Girikarto, Panggang akan mulai dibangun tahun depan. Kabar yang beredar untuk tahap awal pembangunan mencapai Rp87 miliar.

Lurah Girikarto, Tuyadi mengatakan, proses pembangunan Pelabuhan Gesing sudah mencapai tahap pembebasan lahan. Total ada lahan 4,8 hektare yang harus dibebaskan dengan alokasi sebesar Rp25 miliar. “Harus selesai di tahun ini dan sebagian besar sudah selesai pembebasan,” katanya, Senin (15/11/2021).

Menurut Tuyadi, pembangunan akan dimulai tahun depan. Berdasarkan informasi yang diperoleh pengerjaan fisik di tahap awal mencapai Rp87 miliar. “Harapannya di 2023 sudah mulai bisa beroperasi,” katanya.

Dia berharap proses pembangunan Pelabuhan Gesing bisa berjalan dengan lancar sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi bagi warga sekitar. Tuyadi tidak menampik saat sekarang kawasan Girikarto menjadi destinasi wisata unggulan di Gunungkidul sehingga dengan adanya pelabuhan maka potensi yang dimiliki dapat dimaksimalkan.

BACA JUGA: Bocoran Kenaikan UMP di DIY, Ini Kata Sekda

“Tentunya kami mendukung dan mudah-mudahan warga bisa ikut merasakan manfaatnya,” katanya.

Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan di Pantai Gesing sepenuhnya ditangani Pemerintah DIY selaku pemilik program. Oleh karenanya, untuk anggaran pembangunan ia tidak tahu persis karena kewenangan bukan di dinas kabupaten. “Semua di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY,” katanya.

Meski demikian, sambung dia, pihaknya tetap mendapatkan informasi berkaitan dengan perkembangan pembangunan. Ia tidak menampik bahwa tahapan awal pembangunan untuk studi kelayakan, penyusunan masterplan serta detail engineering design (DED) sudah selesai disusun.

“Ditargetkan pengurusan analisa pengendalian dampak lingkungan [Amdal] bisa selesai di akhir tahun sehingga pembangunan fisik mulai dilakukan di 2022,” katanya.

Menurut dia, Pantai Gesing sangat cocok dijadikan pelabuhan karena memiliki pemecah ombak alami sehingga tidak perlu dibuatkan breakwater saat pelabuhan dibangun. Di sisi lain, lokasinya juga strategis karena nelayan bisa lebih mudah menjangkaunya. “Nelayan Gunungkidul atau Bantul juga bisa dengan mudah mengaksesnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, rencana pembangunan pelabuhan ini menjadi kunci dalam upaya mengoptimalkan potensi laut di Gunungkidul. Diharapakan program ini bisa segera direalisasikan agar nelayan memiliki akses yang baik untuk pendaratan kapal serta hasil tangkapannya. “Untuk langkah awal masih sebatas pelabuhan pendaratan ikan, tapi kedepannya akan dijadikan pelabuhan perikanan pantai seperti di Pantai Sadeng,” katanya.