Rencana Vaksinasi Anak, di Sleman Ada 80.000 Sasaran

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
17 November 2021 09:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menjelaskan vaksinasi di Sleman saat ini tidak ada hambatan, dengan capaian dosis pertama 89% dan dosis kedua 75,7%. "Sekarang sedang menyisir di padukuhan-padukuhan yang belum divaksin, kita jemput bola," ujarnya, Selasa (16/11/2021).

Adapun vaksinasi untuk anak SD usia 12 tahun ke atas, ia mengakui saat ini belum dimulai dan tengah dilakukan pendataan, dengan jumlah sasaran sekitar 80.000 anak yang tersebar di sebanyak 500 sekolah baik swasta maupun negeri.

"Sekarang sudah mulai disiapkan, rencana nanti per kecamatan. Tapi sekarang belum final. Tetap koordinasi dengan TNI, Polri, Dandim dan Polres. Belum [dimulai], masih menunggu data, kemungkinan secepatnya," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, mengatakan sisa warga yang belum caksim sekarang adalah mereka yang sulit diajak vaksin. "Memang tinggal yang sulit-sulut, sehingga kalaupun dijadwalkan untuk vaksin masal juga sudah tidak optimal pencapaiannya," katanya.

Maka saat ini Pemkab Sleman mengambil langkah menyisir ke wilayah-wilayah atau jemput bola. "Tetap dengan menggerakkan peran RT/RW atau Posyandu utk mendata warganya yang blm vaksin, kemudian dikumpulkan di kalurahan atau puskesmas untuk divaksin," ungkapnya.