Suahasil Gantikan Purbaya, Ekonom UAJY Soroti Fiskal Daerah
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Kerusakan akibat longsor yang terjadi di Toto Kenongo, Pendowoharjo, Sewon yang memakan 3/4 jalan. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah titik kerusakan longsor akibat guyuran hujan deras pekan lalu mulai direncanakan mendapatkan perbaikan. Anggaran ratusan juta rupiah bakal digelontorkan untuk penanganan berbagai kerusakan.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli menyampaikan saat ini setidaknya dua titik longsor akan mendapatkan perbaikan yakni di Bodon, Jagalan dan Jomblangan, Banguntapan. Dijelaskan Agus perbaikan dua titik longsor tersebut menggunakan sistematika yang hampir mirip yakni pemasangan bronjong.
"Bodon sudah mau dilaksanakan pekerjaan, mungkin pekan ini. Kemudian di Jomblangan juga sama. Kalau Bodon itu dengan sistem bronjong kemudian atasnya talut, kemudian atasnya pagar biasa. Paling pakai eskavator waktu membuat pondasinya," terangnya pada Kamis (18/11).
Rencana perbaikan dua titik tersebut mengeluarkan dana ratusan juta rupiah. "Ini kan belum dikerjakan, baru rencana. Kalau yang di Bodon itu Rp198 juta. Untuk Jomblangan saya agak lupa sekitar Rp129 jutaan," tandasnya.
Sementara itu di titik lainnya, yakni di Roto Kenongo, Pendowoharjo, Sewon, longsor ditangani dengan sifat swadaya kerja bakti. Longsor tepat di atas saluran irigasi ini, kurang lebih memakan 3/4 luas jalan warga. "Roto Kenongo itu kerja bakti masyarakat," tambahnya.
Mulanya penanganan longsor di Roto Kenongo hendak menggunakan sistem jembatan bailey. Sayangnya jembatan bailey milik BPBD DIY saat ini tengah tidak bisa digunakan. Alhasil penanganan longsor kembali menggunakan sistem bronjong yang diausul dengen pengurukan tanah.
"Alternatif keduanya itu kemarin masyarakat langsung bergerak dengan membuat btonjong. Bronjong diisi dengan batu kemudian dikerjakan oleh masyarakat, baru nanti diisi tanah," imbuhnya.
Lokasi longsor lainnya di daerah Wukirsari juga telah mendapat asesmen dari BPBD Bantul. Saat ini usulan anggarannya telah diajukan kepada Bupati Bantul dan tim TPAD Bantul. "Tinggal menunggu keputusan. Itu yang diajukan sama, bronjong juga," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.