Warga Terpaksa Melintasi Jalan Curam, Talut Ambrol di Jagalan Mendesak Dibenahi

Warga menunjukkan jalan ambrol yang belum diperbaiki pada Selasa (23/11/2021) - Harian Jogja/ Catur Dwi Janati
23 November 2021 19:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Pasca-ambrol beberapa pekan lalu, akses jalan taluT di jurang Bodon, Jagalan, Banguntapan belum pulih sampai saat ini. Hujan yang masih sering kali turun mengguyur kawasan tersebut membuat dinding talut makin merosok ke arah sungai.

Warga yang tinggal di dekat lokasi talut, Ning mengungkapkan pasca-jalan di atas talut ambrol, dinding talut kian melebar saat hujan deras. Tidak adanya jalan keluar air dari atas ke arah sungai membuat air hujan yang jenuh di tanah mendorong dinding talut.

"Kemarin lumayan tenteram pasca dipasangi bagor dan terpal. Tapi ini hujannya malah deras lagi hampir tiap hari," ujar Ning pada Selasa (23/11/2021).

Sebenarnya material perbaikan yang lebih permanen sudah tiba di lokasi. Nampak batu-batu besar telah disiapkan di dua tepi sisi sungai. Sayangnya pengerjaan proyek belum juga mulai sementara kerusakan makin parah.

BACA JUGA: Update 23 November 2021: Kasus Covid-19 di DIY Bertambah 15, Cek Data Lengkapnya

"Kalau kemarin rencana mau secepatnya [dibangun]. Tapi kok ternyata mundur-mundur [pengerjaannya]," tambahnya.

Ning menyebut alasan tertundanya pengerjaan karena aliran sungai yang banjir saat hujan. Meski kawasan Jagalan terang, bila wilayah utara hujan deras luapan air akan tinggi di sekitar lokasi jalan ambrol, sehingga proses perbaikan tertunda.

Padahal menurut pengamatan Ning, hujan deras membuat dinding talut makin ke arah luar. "Bukan karena air dari sungai, tapi air dari jalan. Makin lebar. Sudah tiga pekan tidak bisa digunakan," tandasnya.

Ning berharap proses perbaikan bisa segera dilaksanakan. Pasalnya jalan yang ambrol merupakan jalam vital bagi warga sekitar, sementara akses jalan memutar cukup curam dilewati.

"Harapannya bisa segera digarap. Kasihan yang lewat itu lho. Soalnya jalan yang dari Darakan itu curam sekali, kalau para ibu-ibu enggak berani. Ngeri kalau ibu-ibu," tuturnya.

Sebelumnya Plt. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli menyampaikan penggarapan jalan ambrol di jurang Bodon kemungkinan bakal dikerjakan pekan ini. Rencananya pengerjaan akan menggunakan sistem bronjong kemudian diatasnya dibangun talud. Perbaikan jalan ambrol di jurang Bodon disebutkan Agus bakal memakan anggaran hingga Rp198 juta.