Belasan Motor Diperiksa di JJLS Gunungkidul Diperiksa Polisi, Ada Apa?

Ilustrasi Miras (JIBI)
28 November 2021 18:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Petugas Polsek Tanjungsari memeriksa rombongan motor yang akan masuk ke kawasan pantai di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Minggu (28/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Adapun hasilnya, polisi mengamankan empat botol minuman keras dan dua bendera.

Kapolsek Tanjungsari Iptu Wawan Anggoro mengatakan, razia dilakukan karena mendapatkan informasi adanya arak-arakan komunitas motor di JJLS. Laporan ini ditindaklanjuti dengan memeriksa rombongan saat akan masuk pantai.

“Kami periksa di TPR JJLS,” kata Wawan saat dihubungi, Minggu sore.

Dia menjelaskan, didalam komunitas ini ada 20 pengendara dengan jumlah motor sebanyak 12 unit. Saat diperiksa polisi menemukan empat botol minuman keras yang disimpan di jok motor. Selain itu, juga diamankan dua bendera komunitas motor serta satu tongkat untuk memasang bendera yang dimiliki.

BACA JUGA: Cegah Varian Covid-19 Omicron, Indonesia Tutup Kedatangan dari Afrika Selatan

“Barang bukti langsung kami amankan. Sebenarnya, ada satu kendaraan yang dicurigai bodong, tapi setelah ada bukti foto STNK dan BPKB yang dikirimkan orang tua yang bersangkutan, maka motor yang dipakai tak jadi disita,” ungkapnya.

Meski ada sejumlah barang bukti yang disita, namun Wawan memastikan tidak ada pengendara yang ditahan. Hasil pemeriksaan, rombongan juga belum mengkonsumsi minuman keras yang dibawa tersebut. “Hanya kami berikan sanksi pembinaan di tempat,” katanya.

Wawan menambahkan, kegiatan razia dilakukan sebagai upaya mengurangi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di JJLS. “Sesuai dengan instruksi pimpinan [Kapolres Gunungkidul] jadi upaya patroli cipta kondisi terus dilakukan,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan keamanan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menuju kawasan pantai. Langkah ini sebagai upaya menekan ganguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang akhir-akhir ini terjadi.

“Sudah ada beberapa kejadian, khususnya saat libur akhir pekan. Salah satunya kejadian kaca mobil warga pecah karena dilempar batu oleh rombongan pemotor yang melintas di Girisekar, Kapanewon Panggang,” kata Aditya, Jumat (5/11/2021).

Oleh karenanya, Aditya meminta jajarannya, khususnya polsek di JLLS untuk meningkatkan patroli keamanan, khususnya saat libur akhir pekan. Hal ini dengan tujuan mengurangi risiko aksi-aski yang meresahkan warga sehingga dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Harus ada upaya antisipasi dengan meningkatkan pengamanan. Kalau memang ada potensi pelanggaran, maka harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.