Kuliah Gratis di PTN, Dosen Unisa Usul Skema Berkeadilan untuk PTS
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Pedagang Pasar Wates menunjukkan cabai rawit merah yang kini harganya mencapai Rp80.000 per Kg, di Kompleks Pasar Wates, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Jumat (8/1/2021). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL - Memasuki musim penghujan dan menjelang Natal-Tahun Baru, harga cabai rawit dari petani mulai meningkat. Kenaikan harga cabai diprediksi akan terus berlangsung hingga Januari 2022.
Salah satu petani cabai Kalurahan Srigading, Sancoko menduga kenaikan perlahan harga cabai rawit muncul akibat pasokan cabai dari petani yang terbatas. Sancoko menceritakan di kawasan Srigading misalnya, tak banyak petani yang menanam cabai. "Petani yang menanam cabai khususnya jenis rawit terbatas," ujarnya pada Minggu (5/12/2021)
Kebanyakan petani memilih menanam tanaman sayur-sayuran. Akibatnya ketersediaan atau pasokan cabai dari petani pun sedikit. "Pasokan juga tak banyak yang otomatis berdampak pada harga cabai rawit yang melonjak ditingkat petani," tambahnya.
Kenaikan harga cabai ditingkat petani terbilang fantastis. Bila beberapa waktu lalu harga cabai hanya dibanderol belasan ribu rupiah per kilogramnya, kini harga cabai rawit bisa mencapai Rp50.000 per kilogram. "Cabai rawit sekali petik dapat 10 kilogram saja sudah banyak, uang yang didapat juga lumayan banyak. Karena harganya melambung sampai Rp50.000 per kilogramnya," tuturnya.
Baca juga: Awas! Debu Vulkanik Berbahaya bagi Tubuh, Ini Dampaknya Jika Terhirup
Tidak adanya proses lelang cabai di lingkungan petani membuat Sancoko memilih menjual hasil panenannya kepada pedagang pasar. Harga cabai rawit diprediksi makin tinggi di pasaran hingga sampai ke tangan konsumen.
Petani Kalurahan Srigading lainnya, Yuni Maryanto memprediksi harga cabai rawit di pasar tradisional bisa berselisih 10 persen dari harga jual petani. Dengan musim hujan yang masih berlangasung dan Nataru yang semakin dekat, Yuni memprediksi kenaikan harga cabai akan terus berlangsung sampai Januari 2022.
"Kalau tingkat petani saja berani membeli Rp50.000 per kilogramnya maka harga cabai rawit ketika sudah sampai di pasar bisa diatas Rp60.000 per kilogramnya," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.