8 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Helikopter
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Diskusi terkait penanganan kemiskinan yang digelar di UMY, Sabtu (4/12/2021). /Ist.
Harianjogja.com, BANTUL--Sektor wisata menjadi sektor unggulan yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi penurunan angka kemiskinan DIY yang naik akibat pandemi Covid-19. Persatuan Insinyur Indonesia (PII) DIY berjanji membantu pemerintah dalam memberikan pendampingan wisata untuk meningkatkan perekonomian dan menekan angka kemiskinan. Hal itu dibahas dalam acara Jagongan Jogja Seri di UMY, Sabtu (4/12/2021).
Ketua PII DIY Tribudi Utama menyatakan melihat sektor yang paling terpukul di masa pandemi Covid-19 adalah sektor wisata, dengan segala turunanya yaitu sektor akomodasi, makanan, dan perjalanan. Insinyur DIY berkomitmen untuk memberikan pengaruh positif di lingkungan DIY, sehingga perlu adanya kontribusi yang nyata bagi lingkungan DIY.
“Kami akan mengatur langkah nyata bagaimana mengembangkan destinasi wisata khususnya di daerah Gunung Kidul dan Kulonprogo pada pasca pandemi. Ini dilakukan melalui pendampingan PII DIY kepada destinasi-destinasi wisata pilihan di DIY,” katanya dalam rilis yang dikirim Biro Humas dan Protokol UMY.
Alasan sektor wisata dijadikan target untuk diberikan sumbangsih oleh PII selain faktor dampak pandemi juga hal tersebut selaras dengan visi pembangunan DIY pada tahun 2025. Sektor wisata menjadi andalan DIY yang menghadirkan banyak sekali potensi wisata. Sehingga dengan permasalahan tersebut profesi insinyur hadir untuk membantu menangani masalah dan dapat memberikan solusi dalam berbagai bidang.
“Seperti misalnya pada bidang teknik industri yang dituntut tidak hanya memahami sisi teknikal tetapi juga sisi manajemen dari suatu industri, termasuk diantaranya adalah industri pariwisata,” ujarnya.
Kepala Bappeda Kulonprogo, Triyono yang hadir dalam diskusi itu menyatakan pertumbuhan ekonomi DIY di masa pandemi mengalami penurunan drastis yaitu -2,69%. Pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo pada tahun 2020 sebesar -4,06% jauh lebih rendah dibanding realisasi tahun 2019 sebesar 13,49%.
“Perkembangan ini sejalan dengan perekonomian nasional yang juga terkontraksi sebesar 2,07% pada tahun 2020 dan pertumbuhan ekonomi DIY sebesar -2,69%,” ujarnya.
Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa yang memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat Kulonprogo, hingga tergolong status jatuh miskin. Keberadaan YIA diharapkan bisa menjadi peluang dari pengembangan meningkatkan perekonomian masyarakat salah satunya melalui sektor wisata. “Namun, kendala dalam pengembangan ekonomi baru di Kulonprogo selain terhalang oleh dampak pandemi juga terkait kebijakan tata ruang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Siaran Pers
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
BRICS menyerukan penyelesaian damai konflik dunia, menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dan soroti risiko nuklir.
Hari keenam pencarian delapan orang yang hilang di Selat Sunda diperluas hingga 6.010 NM² dengan dukungan unsur laut, udara, dan darat.
Basarnas mencari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin dengan 243 orang.
Sinopsis Fall 2: Deadpoint mengikuti Jax dan Luce yang terjebak di ketinggian ekstrem Gunung Kwan setelah longsoran batu.
AI Content Fest 2026 membawa 10 karya kreator Indonesia ke layar lebar sekaligus memberi ruang bagi kreator mengeksplorasi teknologi AI.