Pusat Rehabilitasi YAKKUM Launching Buku Panduan Orang dengan Disabilitas Psikososial

Manajer Proyek Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Siswaningtyas Tri Nugraheni (tiga kiri) menyerahkan secara simbolis buku kepadaKepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty (tiga kanan), diHotel Cyka Raya, Siraman, Selasa (7/12). Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
08 Desember 2021 11:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI-- Pusat Rehabilitasi YAKKUM meluncurkan Buku Panduan Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) dan Panduan Pendamping dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional tahun 2021, di Hotel Cyka Raya, Siraman, Selasa (7/12).

Buku pertama berjudul Panduan Cerdas Mendampingi Orang Dengan Disabilitas Psiksosoial, ditujukan sebagai acuan pendampingan pemulihan ODDP di rumah. Buku kedua yaitu, Panduan Menuju Orang Disabilitas Psikososial yang Mandiri dan Berdaya, diharapkan ODDP, pendamping ODDP dan masyarakat luas diharapkan dapat mengenali gejala, proses pemulihan, obat dan pencarian bantuan untuk ODDP
Kedua buku ini merupakan modul yang diterbitkan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM melalui Program Rehabilitasi Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat dengan dukungan dari Pemerintah Australia melalui Program The Australian NGO Cooperation Program (ANCP).

Dalam rangkaian kegiatan ini, Pusat Rehabilitasi YAKKUM bekerja sama pula dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat (Community Mental Health Nursing/CMHN) dengan tema Peningkatan Literasi Kesehatan Jiwa Masyarakat dan Peningkatan Layanan Kesehatan Jiwa di Puskesmas.

Manajer Proyek Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Siswaningtyas Tri Nugraheni mengatakan peluncuran kedua buku ini adalah bagian dari komitmen Pusat Rehabilitasi YAKKUM dalam isu kesehatan dan disabilitas. Dari isu disabilitas, ODDP belum menjadi bagian kuat dari disabilitas itu sendiri.

“Harapannya melalui Hari Disabilitas Internasional 2021, ODDP bisa menjadi pemimpin dan orang terpilih di masyarakatnya. Kami sangat berterima kasih pada para penulis dan Dinas Kesehatan yang sangat mendukung kegiatan-kegiatan pendampingan ODDP. Buku ini harapannya bisa digunakan oleh semua yang bergerak di isu kesehatan jiwa, disabilitas dan masyarakat dalam memberikan layanan ke ODDP atau ODGJ,” ucap Siswaningtyas.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty sangat bahagia karena Pusat Rehabilitasi YAKKUM memperhatikan Gunungkidul seperti halnya hari ini diberikan pelatihan lagi yang bermanfaat. Tenaga Puskesmas tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh sektor harus bersama-sama mengupayakan penanganan orang dengan disabilitas psikososial.

“Saya berharap, wawasan, pengetahuan dan informasi baru yang kita dapatkan hari ini tidak berhenti di sini. Setelah kembali ke tempat kita masing-masing, harapannya kita bisa mengidentifikasi kasus di sekeliling kita dan semakin peduli. Selamat untuk launching bukunya yang bisa menjadi pedoman untuk mengelola masyarakat dengan gangguan psikososial,” ucap Dewi.

Dampingan ODDP yang telah survive, Purwanti mengatakan sangat senang saat mengikuti pendampingan dari YAKKUM.

“Telah membangun kepercayaan diri kami agar mandiri secara sosial dan ekonomi dengan melibatkan banyak pihak multisektoral. Pemerintah, Dinas Kesehatan dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM menjadi kesinambungan yang luar biasa yang telah membantu kami. Keterampilan yang telah kami dapatkan dapat kami pergunakan untuk kemandirian di masa depan,” ujar Purwanti.