Advertisement
800 Aparat di Bantul Bakal Dikerahkan saat Malam Tahun Baru
Ilustrasi pesta kembang api pada perayaan tahun baru - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak 800 personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI-Polri, dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas), dikerahkan untuk mengawasi protokol kesehatan (Prokes) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Koordinator Bidang Penegakan Hukum (Gakum) Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Yulius Suharta mengatakan pada dasarnya tim Gakum selama ini hampir setiap hari melakukan pengawasan protokol kesehatan secara mobile, “Namun pada momen Nataru ini pengawasan prokes kita tingkatkan,” kata Yulius, Jumat (17/12/2021).
Advertisement
Pengawasan dilakukan mulai pada perayaan Natal pada 24 dan 25 Desember 2021. Ia berharap peribadatan umat kristiani saat Natal tidak lebih dari 50% dari total kapasitas di tiap gereja. Pengawasan akan dilakukan dengan melibatkan ormas dan pengamanan di masing-masing internal gereja.
Namun sebelum Natal pihaknya juga akan melakukan patroli cipta kondisi yang dimulai 22-23 Desember 2021, kemudian ada pos pengamanan pada 24 dan 25 Desember 2021 di gereja-gereja yang melibatkan Satlinmas dan Paksi Katon. Ia juga meminta semua linmas di setiap kalurahan yang terdapat gereja untuk ikut bersama melakukan pengawasan.
BACA JUGA: Dimulai Besok, Ini Sejumlah Lokasi Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun di DIY
“Giat mobile dari 22 sampai 31 Desember 2021 total personel yang kita spirn 800 personel terdiri dari Polres, Kodim, Linmas sama Paksi Katon. Mobile dan pengamanan pas tanggal 24-25 Desember sama 31 Desember 2021 dan 1 Januari 2022,” kata Yulius.
Sementara Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan selain tim gabungan dengan Pemkab Bantul, pihaknya memastikan sebanyak 600 personel Polres Bantul akan dikerahkan untuk mengamankan Nataru. Jumlah tersebut belum termasuk dengan personel polsek yang juga diminta untuk terjun melakukan pengawasan dan pengamanan gereja-gereja.
“Semua gereja jadi perhatian kami. Intinya kami jamin, berikan kenyamana bagi umat kristiani bisa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah, semua gereja kami amankan. Pola pengamanan pengerahan personil berseragam patroli, sambang gereja dan libatkan pengamanan internal gereja itu sedniri,” kata Ihsan.
Selain melakukan pengamanan, pihaknya juga ingin memastikan saat ibadah Natal sesuai dengan protokol kesehatan. Demikian juga saat malam tahun baru pihaknya sudah memebntuk tim khusus untuk mengawasi kerumunan-kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
- Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
Advertisement
Advertisement








