Terjadi Lonjakan Penumpang, YIA Perketat Pengawasan untuk Cegah Omicron

Suasana drop zone keberangkatan penumpang di bandara YIA pada Sabtu (18/12/2021). Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
19 Desember 2021 10:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, TEMON--Arus puncak keberangkatan penumpang di Bandara YIA diprediksikan terjadi pada Jumat (24/12/2021). Kenaikan jumlah penumpang bisa mencapai sekitar lima sampai dengan 10 persen. Untuk arus balik, perseroan memprediksikan terjadi pada Senin (3/1/2022).

PTS General Manager Bandara Yogyakarta International Airport, Agus Pandu Purnama, mengatakan berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh internal bandara pada pekan ini jumlah penumpang yang datang maupun tiba di YIA mencapai angka delapan ribu orang.

BACA JUGA : WHO : Kasus Omicron Naik 2 Kali Lipat selama 3 Hari

"Traffic kami ini kan sebenarnya yang sudah mendapatkan izin sebanyak 150 penerbangan ya. Namun, saat ini baru 46 penerbangan yang digunakan. Jadi, tidak ada ekstra flight ya. Namun, maskapai memanfaatkan izin ini ya. Seperti Air Asia yang traffic ya kembali diaktifkan ke Kualanamu," kata Agus Pandu pada Sabtu (18/12/2021).

Dikatakan Agus Pandu, maskapai yang menggunakan slot izin penerbangan di YIA juga dilakukan oleh maskapai Super Air Jet dengan total penerbangan sebanyak tiga kali ke Cengkareng. Diperkirakan, total penerbangan selama libur natal dan tahun baru di bandara YIA sebanyak 50 pergerakan.

Merujuk data yang dimiliki oleh perseroan, total pergerakan penumpang di bandara YIA sendiri pada Sabtu (18/12/2021) sebanyak 7.792 pax. Jumlah tersebut terdiri dari total keberangkatan penumpang yang mencapai 3.664 dan kedatangan yang mencapai angka 4.128.

"Untuk syarat penerbangan berdasarkan surat edara terbaru adalah bagi penumpang yang telah vaksin dosis kedua hanya diwajibkan untuk menunjukkan hasil antigen. Sedangkan, bagi penumpang yang baru menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama diharuskan membawa surat hasil negatif PCR. Bagi anak 12 tahun ke bawah juga diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif PCR," terang Agus Pandu.

Antisipasi paparan Covid-19 varian baru seperti Omicron juga menjadi fokus dari perseroan. Setiap orang yang masuk dan keluar dari bandara YIA diwajibkan untuk menggunakan aplikasi peduli lindungi. Selain itu, penggunaan masker diharapkan menjadi hal yang harus senantiasa dilakukan oleh setiap orang di bandara tak terkecuali.

"100 persen penumpang wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi monitoring juga dilakukan oleh kantor kesehatan pelabuhan," sambung Agus Pandu.

Salah satu penumpang yang ditemui di Bandara YIA, Kristin, warga Jakarta, mengatakan harga maskapai penerbangan yang ia tumpangi telah mengalami peningkatan jelang libur natal dan tahun baru.

BACA JUGA : Tambah 2 Pasien Omicron, Masyarakat Diimbau Tidak Ke Luar Negeri 

"Saya sudah jauh hari ya mesan tiketnya biar gak ribet pas berangkat. Syarat perjalanan yang saya bawa sekarang hanya antigen untuk ke Jakarta. Untuk antisipasi Omicron ya saya kemana-mana terus oakai masker ya. Kalau disiplin protokol ya semoga paparan Covid-19 bisa ditekan," ujar Kristin.