Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Ilustrasi kebakaran./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Padukuhan Jetis, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Jumat (24/12/2021). Kebakaran yang menghanguskan dapur ini diduga karena pemilik rumah lupa mematikan kompor.
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman, Nawa Murtiyanto, menjelaskan kebakaran terjadi di rumah Andri Aningsih, 40, sekitar pukul 09.35 WIB.
“Yang terbakar dapur seluas 2X7 meter persegi,” ujarnya.
Ia menceritakan kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang memasak dan lupa mematikan kompor.
Tak berselang lama, api dari kompor membesar dan membakar dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Jumlah kerugian materi belum diketahui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
DLH Kota Jogja memeriksa air sumur warga sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam tujuh hari.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY membuka layanan Pasporia di Alun-Alun Wates. Layanan paspor di ruang publik ini akan diperluas ke Bantul dan Kulon Progo.
Kemenag segera menyalurkan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026 senilai Rp4,1 triliun untuk 83 ribu lembaga pendidikan.
Kebakaran hutan terjadi di lereng Gunung Merapi, Magelang. Sebanyak 2.000 meter persegi lahan terbakar dan api padam setelah hampir tujuh jam.
Hasil Magang Nasional 2026 telah diumumkan. Fresh graduate yang belum lolos bisa memperkuat portofolio dengan lima langkah ini.