Pria Bersenjata Parang Ngamuk di Pleret Bantul, Satu Warga Terluka
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Salah satu siswa SD mendapat injeksi vaksin Sinovac dosis pertama di XT Square, Kemantren Umbulharjo, Jogja, Selasa (28/12/2021)/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun bisa diselesaikan pada 25 Januari mendatang. Saat ini cakupan vaksin anak mencapai 60% dari 41.000 sasaran.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan vaksinasi anak digelar di sentra vaksin dan juga puskesmas di masing-masing kemantren. Satu puskesmas dalam sehari bisa menyasar sekitar 300- an anak untuk disuntik vaksin.
BACA JUGA: Tol Rampung Tahun 2023, Jogja-Solo Hanya 20 Menit
Pemkot Jogja tidak hanya menyasar anak yang berstatus sebagai warga setempat saja tetapi anak usia 6-11 tahun yang kebetulan sekolah di Kota Jogja namun tidak tercatat sebagai penduduk setempat.
"Sekarang sudah 60 persen dari 41.00 sasaran dan 25 Januari itu target kami selesai semua," ujar Heroe, Senin (10/1/2022).
Dia menambahkan saat ini stok vaksin masih sangat mencukupi. Ada 24.998 dosis jenis Coronavac, 350 dosis AstraZeneca, dan jenis 702 dosis Pfizer. Pemkot Jogja juga bakal meminta tambahan stok vaksin kepada Pemda dIY setempat untuk mempercepat vaksinasi.
Heroe menyebut belum menemukan kendala dan juga kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang signifikan dalam pelaksanaan vaksinasi anak. Beberapa kendala yang kerap ditemui petugas adalah hal-hal umum yang biasanya berkaitan dengan anak semisal takut, menangis atau mesti dibimbing kedua orang tua saat divaksin.
"Karena anak-anak, jadi harus ekstra kan ada yang takut suntik, jadi secara psikologis kalau dia lihat temannya nangis itu pasti nangis juga, tapi memang tidak bisa secepat 13 tahun ke atas. Jadi memang lebih ada tantangannya kepada para vaksinator," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Harga pangan 28 Juni 2026 fluktuatif. Cabai rawit Rp69 ribu/kg, bawang dan daging masih tinggi menurut data PIHPS BI.
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
Tiket konser comeback BIGBANG ludes 22 menit. Tur dunia 2026–2027 termasuk Jakarta, menandai 20 tahun debut mereka.
Apple dikabarkan melobi pemerintah AS untuk akses chip CXMT di tengah krisis pasokan memori akibat lonjakan permintaan AI global.
Android 17 dikabarkan membawa fitur foldable gaming mode yang mengubah ponsel lipat menjadi konsol genggam dengan kontrol virtual.