Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN-Gunung Merapi masih terus mengalami erupsi. Gunung tersebut Teramati memuntahkan satu awan panas pada Minggu (16/1/2022) malam, yang mengarah ke barat daya.
Sejumlah guguran lava pijar juga teramati pada periode pengamatan yang sama dan pada Senin (17/1/2022), dengan arah yang sama.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas muncul pada pukul 21.38 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 18 mm dan durasi 282 detik. Jarak luncur 2 km ke arah barat daya,” ujarnya, Senin (17/1/2022).
Pada hari yang sama selama 24 jam tercatat terjadi 12 kali guguran lava pijar erupsi Merapi dengan jarak luncur maksimal 1,8 km ke arah yang sama. Pada kegempaan, tercatat sebanyak 110 gempa guguran, satu gempa awan panas, dua gempa fase banyak, dua gempa tektonik dan lima gempa hembusan.
BACA JUGA: Nama Ibu Kota Indonesia yang Baru adalah Nusantara
Kemudian pada Senin (17/1/2022) dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB teramati sebanyak tujuh kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya. Pada kegempaan, tercatat sebanyak 55 gempa guguran dan lima gempa hembusan, tiga gempa fase banyak dan satu gempa tektonik.
Berdasarkan hasil pengamatan terakhir, dua kubah lava Gunung Merapi masih terus tumbuh. Pada kubah lava barat daya tercatat memiliki volume sebesar 1.670.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik.
Sampai saat ini status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.