Advertisement

Pemberian Vaksin Booster ASN & Guru Kota Jogja Rampung Pekan Depan

Yosef Leon
Kamis, 27 Januari 2022 - 19:47 WIB
Budi Cahyana
Pemberian Vaksin Booster ASN & Guru Kota Jogja Rampung Pekan Depan Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada ASN dan guru di XT Square, Kamis (27/1/2022). - Harian Jogja/Yosef Leon)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAPemerintah Kota (Pemkot) Jogja mempercepat vaksinasi Covid-19 ketiga alias booster. Setelah warga lansia, kini sasaran selanjutnya yang dipercepat vaksinasinya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru. Targetnya rampung pekan depan.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan ASN dan guru merupakan para pekerja publik yang kerap bersentuhan dengan masyarakat banyak.

Advertisement

BACA JUGA: Probable Omicron di DIY Bertambah 12 Kasus

"Setelah warga lansia, selanjutnya target booster kami alokasikan ke para pelayanan publik karena mereka yang tingkat sentuhan kontak erat atau mobilitasnya dengan masyarakat umum itu paling tinggi. Itu pasti mendapat prioritas untuk booster," jelas Heroe saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di XT Square, Kamis (27/1).

Ia menyebut, khusus pada guru atau tenaga pendidik mereka diikutsertakan dalam program vaksin booster ini juga untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Menurutnya, pelaksanaan program vaksin anak yang hampir rampung mesti pula dibarengi dengan pemberian vaksin booster kepada guru.

"Harapan kami anak-anak yang sudah vaksin itu, kemudian diikuti pula dengan vaksin booster kepada guru, itu semakin memperkuat imun mereka sehingga temuan Covid-19 di lingkungan sekolah bisa diminimalkan," ujarnya.

BACA JUGA: Siswa Positif Covid-19, SMP di Mlati Sleman Hentikan PTM

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyebut total ada sebanyak 12.000 sasaran pemberian vaksin booster kepada guru dan ASN di Kota Jogja. "Jenis vaksinnya Pfizer dan kami targetkan pekan depan sudah selesai semua," kata Emma.

Pelaksanaan vaksinasi diselenggarakan sejak pagi sampai sore hari. Upaya ini dilakukan agar ASN dan guru di Jogja yang masih bekerja bisa menyesuaikan waktu sehingga tidak mengganggu aktivitas rutin mereka. Adapun, total penyuntikan per hari mencapai 2.000 dosis yang dilakukan dengan bantuan petugas vaksinator dari sejumlah rumah sakit dan juga puskesmas. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement