Jangan Ketipu! Ini Tips Beli Merchandise Piala Dunia 2026
Simak cara mudah membedakan souvenir Piala Dunia 2026 asli dan palsu agar tidak tertipu saat berburu merchandise.
Petugas DPUPKP Sleman saat melakukan penutupan Jembatan Merah di Jalan Affandi Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (25/2/2020).-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN-Siapa yang sudah rindu melewati Jembatan Merah? Kabar baik untuk Anda karena kerusakan Jembatan Merah di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok segera diperbaiki tahun ini. Perbaikan jembatan tersebut diperkirakan menelan dana APBD Sleman sebesar Rp6,31 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Sleman, Taupiq Wahyudi mengatakan perbaikan Jembatan Merah akan dilelang sekitar Maret 2022 mendatang. "Pembebasan tanah sudah dilakukan. Tinggal pelelangan saja, dokumen sudah siap," katanya, Selasa (1/2/2022).
Diakuinya, Jembatan Merah tersebut sudah berumur dan saat ini memang kondisinya rusak berat. Pada bagian pondasi bawah keropos, sebagian tanah sekitar pondasi juga terkikis oleh aliran sungai. DPUP-KP Sleman sudah membahas soal jembatan Merah itu di 2021 ini yang kemudian diusulkan perbaikan pada 2022 ini.
Perbaikan jembatan tersebut seharusnya dilakukan beberapa tahun lalu namun karena terkendala pembebasan lahan dan kebijakan refokusing APBD untuk penanggulangan Covid-19, maka perbaikannya ditunda hingga bisa dilaksanakan tahun ini. Jembatan ini diperbaiki dengan dimensi 9X22 meter atau lebih lebar dari dimensi sebelumnya.
Baca juga: Jembatan Merah Gejayan Ditutup Total karena Fondasi Terkikis, Dibuka Paling Cepat 2022
Kepala Bidang Bina Marga DPUP-KP Sleman Theresia Emilia Tristianingsih mengatakan pelaksanaan fisik Jembatan Merah pada tahun ini dengan pagu anggaran sekitar Rp6,314 miliar. Selama proses pengerjaannya nanti, lanjut Emilia, tidak dilalukan rekayasa lalu lintas di sekitar proyek.
"Sepertinya tidak ada [rekayasa lalu lintas] tapi nanti kami akan koordinasi dengan dishub dan instansi terkait lainya dulu ketika mendekati pelaksanaan pekerjaan fisiknya," katanya.
Selain Jembatan Merah, Bina Marga juga akan memperbaiki sejumlah jembatan lainnya. Total lanjut dia terdapat tujuh jembatan yang diperbaiki pada tahun ini menggunakan APBD Sleman. Ketujuh jembatan tersebut meliputi Jembatan Beji, Jembatan Garongan, Jembatan Pancoh 1, Jembatan Poitan, Jembatan Prayan (Merah), Jembatan Sayidan, dan Jembatan Sudimoro.
Diberitakan sebelumnya, setelah mengalami kerusakan cukup parah Jembatan Merah yang menghubungkan Jalan Affandi dengan Jalan Tantular ditutup total tahun lalu. Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menjelaskan jembatan yang sebelumnya hanya ditutup sebagian dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua ini telah ditutup total. "[Ditutup] sampai nanti dibuatkan jembatan baru lagi karena fungsi jembatan sudah tidak layak dan membahayakan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak cara mudah membedakan souvenir Piala Dunia 2026 asli dan palsu agar tidak tertipu saat berburu merchandise.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai dapat menjadi peluang bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bantul.
Tikus, ular, hingga kucing bisa masuk ke ruang mesin mobil dan menyebabkan kerusakan. Simak lima cara efektif mencegah hewan bersarang di kendaraan.
MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno menjadi seri krusial perebutan gelar dunia. Ducati difavoritkan, tetapi KTM dan Aprilia siap memberi kejutan.
Madu dinilai lebih sehat dibanding gula putih karena mengandung antioksidan dan nutrisi tambahan. Namun konsumsi berlebihan tetap berisiko bagi kesehatan.
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti