Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Ilustrasui swab untuk mendeteksi Covid-19./Antara-Jojon
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 860 siswa, guru, dan tenaga kependidikan di SMAN 2 Bantul akan menjalani swab test polymerace chain reaction (PCR) secara massal, Jumat dan Sabtu (4-5/2/2022) setelah 16 siswa positif Covid-19.
“Jumat dan Sabtu semua akan menjalani swab massal yang diikuti 800 siswa dan 60 guru serta tenaga kependidikan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 2 Bantul, Ngadiya saat dihubungi, Kamis (4/2/2022).
BACA JUGA: 9 Kecamatan di Jogja Rawan Pergeseran Tanah, Ini Daftarnya
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Bantul, Suwartini menjelaskan saat ini total ada 17 siswa yang positif Covid-19. “Semuanya merupakan siswa Kelas XII,” kata dia. Jumlah tersebut terdiri dari 16 siswa yang positif Covid-19 berdasar hasil swab massal untuk satu kelas yang digelar Senin (31/1/2022).
Ke-16 siswa yang positif Covid-19 itu merupakan hasil dari tracing satu siswa yang positif Covid-19 sejak Minggu (30/1). Awalnya satu siswa tersebut, kata Surwartini, mengalami gejala pusing, sakit tenggorokan, dan demam sejak Jumat (28/1). Siswa tersebut sebelumnya sempat masuk sekolah, namun pada Jumat tidak masuk.
Lantaran orang tua dari siswa tersebut adalah dokter, maka orang tua tersebut berinisiatif memeriksakan anaknya ke rumah sakit dan dites swab. Hasilnya keluar pada Minggu yakni positif Covid-19. Orang tua tersebut kemudian memberitahukan kepada pihak sekolah pada Minggu malam.
Dari informasi tersebut, sekolah mengambil langkah cepat dengan menggelar swab massal pada Senin untuk semua siswa Kelas XII. Swab massal tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kapanewon Bantul, Balai Pendidikan Menengah Disdikpora DIY, dan Puskesmas Bantul 1.
“Kami melaksanakan swab pertama untuk siswa satu kelas hasilnya ada 16 siswa terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga totalnya yang positif ada 17 siswa,” ujar Suwartini. Setelah diketahui ada 17 siswa yang positif Covid-19 dari kelas XII, maka pembelajaran saat ini dilakukan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama satu pekan.
BACA JUGA: Ngeri! Ini Foto-Foto Imbas Hujan Badai di Jogja dan Sleman
Begitu mengetahui adanya 17 siswa yang positif Covid-19, sekolah juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bantul untuk melaksanakan swab massal menyasar semua warga SMAN 2 Bantul.
“Saat ini semua siswa yang positif Covid-19 sudah menjalani isolasi di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 [RSLKC] Bambanglipuro, Bantul. Kami berharap setelah isolasi selesai bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka [PTM] 50 persen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026, lebih besar dari bonus SEA Games Rp1 miliar.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar
DPR mendesak BGN menangani serius korban keracunan MBG, termasuk memastikan perawatan hingga pulih dan menanggung biaya pengobatan.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.