Advertisement

Covid-19 Melonjak, Konsentrasi Nakes di Jogja Terpecah

Yosef Leon
Jum'at, 11 Februari 2022 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
Covid-19 Melonjak, Konsentrasi Nakes di Jogja Terpecah Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menyebut upaya percepatan program vaksinasi penguat atau booster saat ini sedikit terkendala dengan melonjaknya kasus Covid-19. Petugas vaksinator dan tenaga kesehatan (nakes) harus mengatur waktu dan pembagian tugas baik berkaitan dengan upaya pelacakan dan juga penyuntikan vaksin.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengakui, bahwa percepatan program vaksinasi penguat agak terkendala dengan situasi pandemi yang belakangan melonjak sangat signifikan. Hal ini menyebabkan konsentrasi para nakes jadi terpecah.

"Karena ini pas barengan juga dengan upaya kita melakukan skrining dan testing sehingga energi kita terpecah," kata Heroe, Jumat (11/2/2022).

BACA JUGA: Polisi Sebut Pengepungan Warga Wadas Hoaks, Netizen: Pembuat Hoaks Terbesar Adalah Penguasa

Oleh karenanya, saat ini perhatian Satgas tengah dimaksimalkan dalam upaya penanganan dan juga pengendalian Covid-19. Program vaksin penguat masih terus dijalankan namun dengan kuota yang disesuaikan dengan keberadaan petugas vaksinator di lapangan.

"Capaian sudah cukup lumayan, tapi ya memang tidak bisa konsentrasi maksimal seperti saat pelaksanaan penuntasan vaksin dosis pertama dan kedua tahun lalu," ungkap dia.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengatakan, pihaknya memutuskan untuk menutup sementara sentra vaksinasi yang berada di area XT Square menyusul melonjaknya kasus Covid-19.

"Kami tutup dulu untuk sementara waktu sambil melihat perkembangan di lapangan. Saat ini pelaksanaan vaksinasi penguat masih dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan atau klinik," katanya.

Sampai dengan pekan ini, capaian vaksinasi penguat untuk kategori lansia telah sebanyak 22.758 atau 49,54 persen. Sementara kategori masyarakat rentan dan umum ada sebanyak 47.361 atau 27,95 persen.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Senin, 3 Oktober 2022

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 08:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement