Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak Perlindungan Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul mencatat selama Januari sampai Februari tahun ini ada 26 remaja yang mengajukan dispensasi nikah dini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3APPKB Bantul Sri Nuryanti mengatakan dari data tersebut dispensasi kawin yang disetujui nantinya dari Pengadilan Agama.
Dari data pengajuan kawin tersebut sebagian besar perempuan yang belum cukup umur sementara pasangannya sudah cukup umur. Namun, ada juga laki-laki yang belum cukup umur sementara pasangannya perempuan sudah cukup umur.
Sri Nuryanti tidak menampik pengajuan dispensasi nikah dini tersebut sebagian besar karena hamil di luar nikah. “Biasanya karena kehamilan yang tidak diinginkan,” ucapnya, Minggu (6/3/2022).
Plt Kepala DP3APPKB Bantul itu menilai perlu ada kesadaran masyarakat untuk saling memberikan informasi edukasi komunikasi kaitannya dengan pendewasaan usia pernikahan karena sangat penting untuk perkembangan anak itu sendiri.
“Karena dengan menikah di bawah umur akan banyak dampak negatif yang mengikutinya. Kesehatan reproduksinya belum siap untuk dibuahi, anak yang masih di bawah 18 tahun belum siap untuk dibuahi. Secara ekonomi dan emosional belum matang,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
PSS Sleman mematangkan fisik dan taktik selama jeda internasional tiga pekan. Pieter Huistra ingin Sleman Style terlihat saat melawan PSM Makassar.
Kemenhaj memperkuat integrasi data setelah menemukan 597.860 data jemaah bermasalah di tengah antrean haji yang mencapai 5,7 juta orang.
Teddy Indra Wijaya menilai MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan bagi pembalap muda Indonesia sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional.
Veda Ega Pratama akan start ketujuh di Moto3 GP Indonesia 2026 setelah mencatat waktu 1 menit 37,24 detik pada kualifikasi di Mandalika.
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.