Pembangunan Fisik Bantul Baru 69,40%, DPRD Minta Pelaksanaan Proyek Digenjot
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
Warga berjalan di depan kamar mandi umum yang digembok dan berbuntut panjang hingga ke aparat kepolisian di Kampung Karanganyar, Jogja, Selasa (1/3/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus RT 84, Kampung Karanganyar, Brontokusuman, Kota Jogja, mengaku telah membuka dua dari empat layanan kamar mandi, cuci, kakus (MCK) yang beberapa waktu lalu sempat ditutup karena proses perbaikan. Insiden penutupan MCK ini sempat membuat gaduh kampung setempat dan kini prosesnya masih berlanjut di kepolisian.
BACA JUGA: Ada Kasus Korupsi, Dana Desa di Getas Gunungkidul Belum Bisa Dicairkan
“Hari Minggu kemarin, kami pengurus mau buka semua, tapi yang dua gemboknya masih dilem jadi belum bisa dibuka. Jadi baru dibuka dua MCK saja,” kata Ketua RT 84 RW 19 Kampung Karanganyar Brontokusuman, Zuhrida Siregar, Senin (14/3/2022).
Menurut Zuhrida, dia ingin agar gembok yang diberi lem itu dikembalikan seperti sedia kala. Di sisi lain, pengurus juga telah berkoordinasi dan meminta agar pihak yang melakukan perbuatan itu menjelaskan alasan dari tindakan tersebut.
“Kemarin kami pengurus sudah berembuk soal dua gembok lagi yang belim dibuka karena masih dilem. Kami ingin yang ngasih lem itu datang minta maaf dan kasih penjelasan,” kata dia.
Kapolsek Mergangsan, Kompol Rachmadiwanto mengatakan telah memeriksa sejumlah saksi atas fenomena penutupan fasilitas umum itu. Rachmadiwanto lebih mendorong agar penyelesaian itu dilakukan secara musyawarah tanpa tendesi terhadap apa pun. Laporan pidana yang dialamatkan warga pelapor pun sebelumnya telah didorong agar diarahkan ke unit Binmas.
"Tahapannya sekarang masih proses pemeriksaan, kemarin sudah ada beberapa pengurus yang kami periksa. Tapi harapannya nanti bisa dimediasi," jelas Kapolsek.
Insiden ini bermula saat pengurus RT setempat mengunci fasilitas MCK karena diklaim masih dalam tahap perbaikan setelah sebelumnya pampat. Setelah dibersihkan warga, MCK kemudian dikunci agar tidak lagi digunakan umum karena proses perbaikan saluran masih berlangsung dan belum selesai sepenuhnya. Penutupan MCK itu lantas membuat salah seorang warga berang dan melaporkannya ke kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
JJLS Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka untuk umum pada 2027. Kelok 23 akan dilengkapi rest area, gardu pandang, dan patung ikonik.
Ketua DPD PSI Kota Jogja, Heri Nugroho, menyesalkan penurunan foto Wapres Gibran di Ruang Banggar DPRD DIY dan meminta aparat menindaklanjuti.
Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional aman. Bulog mencatat cadangan 4,5 juta ton dan serapan gabah lebih dari 4,4 juta ton.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.