Kebakaran Lahan di Gunungkidul Tewaskan 2 Lansia, Kasus Melonjak
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Ilustrasi korupsi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dana desa di Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, belum, bisa dicairkan karena terhambat kasus korupsi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul Subiyantoro mengatakan hingga pertengahan Maret ini mayoritas kalurahan atau desa sudah mencairkan dana desa. Dari 144 kalurahan, hanya empat yang belum mencairkan. “140 kalurahan lainnya sudah menerima transfer di rekening masing-masing kalurahan,” kata Subiyantoro kepada Harian Jogja, Senin (14/3/2022).
Keempat kalurahan yang belum mencairkan dana desa adalah Balong di Kecamatan Girisubo, Jurangjero di Kecamatan Ngawen, serta Bandung dan Getas di Kecamatan Playen. Dana desa untuk Getas belum dicairkan karena ada yang tersandung kasus korupsi. Sementara, tiga kalurahan lainnya hanya menyangkut teknis kesiapan dalam pencairan.
Subiyantoro mengungkapkan mengungkapkan Getas belum bisa mencairkan dana desa karena terkendala aturan dalam Peraturan Menteri Keuangan yang jadi petunjuk teknis dalam pencairan. Salah satu klausul menyebut apabila lurah atau perangkat yang tersandung masalah hukum, dana desa belum bisa dicairkan.
“Kan ada dugaan kasus korupsi yang masih dalam proses. Jadi, itu yang menjadi kendala,” katanya.
Menurut dia, sudah ada upaya mencari solusi, yakni koordinasi dengan inspektorat dan kalurahan yang bersangkutan serta konsultasi dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang menyalurkan dana desa. “Hasil dari konsultasi dengan KPPN akan menjadi acuan, apakah bisa dicairkan atau tidak,” katanya.
Terpisah, Lurah Getas, Saekat saat dihubungi melalui ponsen belum memberikan informasi. Saat pertama dihubungi, sambungan telepon diterima oleh istri dari Lurah Getas. “Hape ditinggal di rumah diisi baterai. Nanti sekitar jam 12 sudah pulang dan bisa dihubungi kembali,” kata sang istri.
BACA JUGA: Perempuan Hampir Tertabrak saat Foto di Tugu Jogja, Warganet: Norak
Meski demikian, pada saat coba Harian Jogja mencoba menghubungi kembali, yang bersangkutan tidak memberikan konfirmasi. Upaya konfirmasi dilakukan melalui Panewu atau Camat Playen, Iskandar.
“Coba saya pelajari dulu. Setahu saya, belum bisa karena masalah sisa lebih perhitungan anggaran. Tapi, untuk detailnya nanti saya kabari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Film The Odyssey karya Christopher Nolan menembus pendapatan global US$1 miliar hanya dalam tiga pekan. Capaian ini menjadi yang pertama bagi Nolan sejak The Da
Bek Singapura Jacob Mahler mengungkap filosofi tim yang membantu The Lions menahan imbang Indonesia 1-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
Veda Ega Pratama finis ketiga pada FP2 Moto3 Inggris 2026 di Silverstone dan lolos langsung ke Q2. Honda Team Asia menilai masih ada peluang besar untuk meningk
Pemprov DKI Jakarta memastikan data perpajakan dan aset daerah tetap aman meski Gedung Bapenda DKI di Jalan Abdul Muis terbakar. Layanan publik dipastikan tetap
Poster The Mummy di London Underground dilarang ASA karena visual dinilai terlalu realistis dan picu ketakutan anak-anak. Warner Bros. diperintahkan tarik iklan