Saatnya Ubah Passion Jadi Misi Hidup Bermanfaat
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
Para pemain teater sedang pentas melakukan prosesi pengambilan gamabr Pentas Rebon di TBY, Jogja, Rabu (9/3/2022)/Harian Jogja-Sirojul Khafid
JOGJA -- Taman Budaya Yogyakarta (TBY) mementaskan kisah Serangan Umun 1 Maret 1949 di Pentas Rebon. Cerita dan esensi perjuangan akan tersaji dalam bentuk ketoprak, teater, dan dagelan.
Kepala Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni Budaya TBY, Budi Supardi, mengatakan, pentas dengan tema ini sebagai bentuk dukungan dan pengkhayatan kembali momen Serangan Umun 1 Maret.
"Ini menjadi momen ke-bhineka tunggal ika-an. Untuk menguatkan jati diri dan kebanggaan bahwa Indonesia ada dan diperhitungkan dalam kancah internasional," kata Budi, Rabu (9/3/2022).
Memunculkan kisah Serangan Umum 1 Maret juga sebagai upaya mengenang tokoh-tokoh yang berperan dalam menegakkan kedaulatan negara. Para tokoh ini seperti Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Panglima Besar Jenderal Soedirman, Syafrudin Prawiranegara, dan Sri Sultan HB IX.
Dari tiga Pentas Rebon yang mengangkat tema besar tersebut, Teater Rebon mengambil judul Pembalasan Operasi Gagak. Pada 19 Desember 1948, Belanda belum bisa menerima proklamasi kemerdekaan Indonesia. Belanda melancarkan berbagai serangan. Beberapa tokoh bangsa menjadi tawanan. Jogja yang kala itu sebagai ibu kota juga dalam kondisi yang genting.
Tidak hanya itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga tercerai berai, salah satunya akibat serangan Belanda. Namun para pejuang Indonesia tidak putus asa. Seperti Sri Sultan HB IX, kala itu merencanakan serangan balasan. Dia ingin menunjukan apabila TNI, dan terutama masyarakat Indonesia masih ada. Dia juga ingin menunjukan apabila Indonesia merupakan negara yang merdeka seutuhnya.
Dengan adanya Pentas Rebon ini, Budi berharap adanya pembinaan seni yang konsisten. Pentas seni, terlebih mengangkat tema Serangan Umum 1 Maret, bisa menjadi sebuah penghargaan bagi pahlawan. “Mendukung kegiatan ini, sekaligus sebagai pembinaan pada generasi penerus agar memiliki jiwa nasionalis dan patriotis,” kata Budi.
Pentas Rebon juga sebagai upaya pemerataan apresiasi seni untuk berbagai daerah di DIY. Seluruh seniman yang terlibat tersebar di satu kota dan empat kabupaten yang ada di DIY. Pembagian kesempatan ini agar seniman dari berbagai daerah bisa tampil secara merata.
“Dengan adanya pemerataan apresiasi ini, bisa berdampak dan bermanfaat baik bagi pelaku seni budaya di DIY. Pemerataannya per wilayah, bukan per sanggar. Salah satu dampaknya bisa meningkatkan kesejahteraan bagi para pelaku seni,” kata Budi.
Memprioritaskan Prokes dan Tanggap Perkembangan
Pentas Rebon berlangsung secara daring dengan model penayangan ulang. Sebelum tayang di kanal Youtube tasteofjogja disbud diy, Humas Jogja, dan JITV Pemda DIY, para seniman sudah taping terlebih dahulu. Tidak ada penonton selama pengambilan gambar, hanya kru dan pemain.
Seluruh kru dan pemain juga sudah mendapatkan vaksin minimal dosis kedua. Ada pemeriksaan Covid-19 dengan GeNose maupun antigen. Peserta yang berada di ruang pertunjukan juga dibatasi, termasuk durasi pengambilan gambar. Setelah acara, seluruh area didesinfektasi.
Masyarakat bisa menonton Pentas Rebon bertema Serangan Umum 1 Maret pada tanggal 16, 23, dan 30 Maret 2022. Untuk Pentas Rebon tema lain juga bisa disaksikan pada 13, 20, dan 27 April 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
Toyota meluncurkan New Hilux generasi ke-9 dengan mesin 201 hp, desain Cyber Sumo, fitur modern, dan varian Battery EV seharga Rp1,019 miliar.
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo menerima ancaman pembunuhan setelah tim gagal lolos fase gugur Piala Dunia 2026 dan memutuskan mundur dari jabatannya.
Kenali 5 tanda tanah bermasalah sebelum membeli, mulai dari sertifikat tidak jelas hingga sengketa lahan agar terhindar dari kerugian besar.
Berikut 10 jurusan kuliah dengan prospek kerja menjanjikan di era AI, mulai dari sains data, IT, AI hingga keperawatan dan bisnis.
Empat proyek embung di Sleman masih menunggu proses cleansing lahan oleh Kementerian ATR dan Kementan sebelum izin penggunaan Tanah Kas Desa diterbitkan.