Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Menpora Zainudin Amali dalam penandatanganan kerja sama dengan Rektor UGM Profesor Panut Mulyono, Jumat (25/3/2022)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menilai saat ini para pelajar rata-rata kondisinya kurang bugar. Oleh karena itu Kemenpora mendorong pentingnya dihidupkan kembali kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ).
Zainudin Amali mengungkapkan berdasarkan penelitian salah satu perguruan tinggi, dari total 2.000 pelajar hanya lima saja yang dalam kondisi bugar. Hal ini bisa menggambarkan kondisi sebagian besar pelajar di Indonesia, bahkan masyarakat Indonesia. Karena berdasarkan penelitian pula seseorang dalam keadaan bugar, dalam sehari melangkahkan kaki sebanyak 75.000 per hari.
"Kira-kira seperti itu, ada ukuran paling sederhana menurut ahli, ukuran sederhana kebugaran seseorang dari langkah kaki minimal 70.000 langkah per hari. Setelah diteliti masyarakat Indonesia hanya 3.500 per hari. Penelitian [pelajar] ini juga menggambarkan pemuda tetapi masyarakat secara umum," katanya kepada wartawan di sela-sela penandatanganan kerja sama dengan Rektor UGM di Balairung, Jumat (25/3/2022).
Oleh karena itu ia mendorong agar SKJ di sekolah kembali dihidupkan seperti era dahulu. Zainudin menilai akan menjadi masalah saat sudah masuk perguruan tinggi, ketika sebagian besar pelajar jenjang SMA tidak memiliki kebugaran. Hanya saja, untuk menerapkan kembali SKJ ini butuh penelitian sebagai dasar ilmiah. Oleh karena dalam proses membutuhkan akademisi perguruan tinggi seperti UGM.
Baca juga: BPJS Kesehatan Siapkan Strategi Hadapi Endemi
"Itu gambaran umum kondisi kebugaran kita, dulu di sekolah umum ada SKJ sekarang tidak ada. Mana ada SD SMP SMA yang masih ada senamnya. Saya kira sudah tidak ada," katanya.
Menpora juga menyinggung soal indeks pembangunan kepemudaan digariskan Bapenas belum maksimal. Bahkan 2020 indeksnya turun dibandingkan 2019, karena banyak kegiatan kepemudaan tertunda akibat covid. Padahal pemuda memiliki potensi besar jika dikepola dengan baik untuk memberikan manfaat kepada bangsa.
Butuh perguruan ringgi untuk meneliti dan memberikan rekome dasi. Secara spintas ada yang hilang, kalau dulu sekolah ada senam kesegaran jasmani sekarang tidak ada lagi," ujarnya
Rektor UGM Profesor Panut Mulyono menyatakan kesiapannya dalam membantu penelitian bidang keolahragaan. Semua pihak tentu sepakat dalam memajukan keolahragaan di Indonesia dengan harapan prestasi olahraga di Indonesia terus meningkat.
"Olahraga manfaatnya sangat besar, tidak hanya untuk kesehatan dan kebugaran tetapi alat diplomasi, dalam nerbagai kepentingan terutama di tingkat internasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.