Capek Antre BBM? Ini Daftar Mobil Listrik MurahMulai Rp100 Jutaan
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Menpora Zainudin Amali dalam penandatanganan kerja sama dengan Rektor UGM Profesor Panut Mulyono, Jumat (25/3/2022)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menilai saat ini para pelajar rata-rata kondisinya kurang bugar. Oleh karena itu Kemenpora mendorong pentingnya dihidupkan kembali kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ).
Zainudin Amali mengungkapkan berdasarkan penelitian salah satu perguruan tinggi, dari total 2.000 pelajar hanya lima saja yang dalam kondisi bugar. Hal ini bisa menggambarkan kondisi sebagian besar pelajar di Indonesia, bahkan masyarakat Indonesia. Karena berdasarkan penelitian pula seseorang dalam keadaan bugar, dalam sehari melangkahkan kaki sebanyak 75.000 per hari.
"Kira-kira seperti itu, ada ukuran paling sederhana menurut ahli, ukuran sederhana kebugaran seseorang dari langkah kaki minimal 70.000 langkah per hari. Setelah diteliti masyarakat Indonesia hanya 3.500 per hari. Penelitian [pelajar] ini juga menggambarkan pemuda tetapi masyarakat secara umum," katanya kepada wartawan di sela-sela penandatanganan kerja sama dengan Rektor UGM di Balairung, Jumat (25/3/2022).
Oleh karena itu ia mendorong agar SKJ di sekolah kembali dihidupkan seperti era dahulu. Zainudin menilai akan menjadi masalah saat sudah masuk perguruan tinggi, ketika sebagian besar pelajar jenjang SMA tidak memiliki kebugaran. Hanya saja, untuk menerapkan kembali SKJ ini butuh penelitian sebagai dasar ilmiah. Oleh karena dalam proses membutuhkan akademisi perguruan tinggi seperti UGM.
Baca juga: BPJS Kesehatan Siapkan Strategi Hadapi Endemi
"Itu gambaran umum kondisi kebugaran kita, dulu di sekolah umum ada SKJ sekarang tidak ada. Mana ada SD SMP SMA yang masih ada senamnya. Saya kira sudah tidak ada," katanya.
Menpora juga menyinggung soal indeks pembangunan kepemudaan digariskan Bapenas belum maksimal. Bahkan 2020 indeksnya turun dibandingkan 2019, karena banyak kegiatan kepemudaan tertunda akibat covid. Padahal pemuda memiliki potensi besar jika dikepola dengan baik untuk memberikan manfaat kepada bangsa.
Butuh perguruan ringgi untuk meneliti dan memberikan rekome dasi. Secara spintas ada yang hilang, kalau dulu sekolah ada senam kesegaran jasmani sekarang tidak ada lagi," ujarnya
Rektor UGM Profesor Panut Mulyono menyatakan kesiapannya dalam membantu penelitian bidang keolahragaan. Semua pihak tentu sepakat dalam memajukan keolahragaan di Indonesia dengan harapan prestasi olahraga di Indonesia terus meningkat.
"Olahraga manfaatnya sangat besar, tidak hanya untuk kesehatan dan kebugaran tetapi alat diplomasi, dalam nerbagai kepentingan terutama di tingkat internasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.