20 Tahun Tumbuh, SDIT Nurul Islam Terus Bergerak dan Menebar Manfaat

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Jum'at, 25 Maret 2022 20:47 WIB
20 Tahun Tumbuh, SDIT Nurul Islam Terus Bergerak dan Menebar Manfaat

Kepala SDIT Nurul Islam, Sunarsih memotong tumpeng dalam Milad ke-20 Sekolah Alam SDIT Nurul Islam, Jumat (25/3/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah

Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Alam SDIT Nurul Islam memasuki usia ke-20 pada Jumat (25/3/2022). Di usia yang cukup matang ini, diharapkan sekolah ini dapat terus tumbuh, bergerak dan menebar manfaat.

Peringatan sederhana Milad ke-20 SDIT Nurul Islam digelar dengan melibatkan 50% siswa secara luring dan sisanya daring. Sejumlah kegiatan yang digelar di antaranya pemotongan tumpeng, peresmian Rumah Kreatif, serta seminar tentang literasi anak dan lainnya.

Kepala SDIT Nurul Islam, Sunarsih menjelaskan rangkaian milad sudah dimulai sejak Jumat (18/3/2022) dengan kegiatan tebar bibit di Pasar Pundung, Kapanewon Gamping. kemudian Minggu (20/3/2022) digelar jalan sehat dan senam ceria bersama keluarga besar SDIT Nurul Islam.

Rangkaian kegiatan lainnya yakni lomba pop up anak TK, puisi tingkat SD, dan puncaknya pada Jumat dengan seminar literasi. “Ini perwujudan kemanfaatan sekolah untuk lembaga pendidikan di sekitar, baik jaringan SDIT maupun sekolah alam,” ujarnya.

Di usia ke-20, pihak sekolah dan yayasan ingin menapakkan kemanfaatan keberadaan sekolah. Saat peringatan Hari Air, Rabu (23/3/2022) digelar edukasi pemanfaatan air hujan dan penanggulangan bencana. Selama Ramadan SDIT juga menggelar banyak kegiatan untuk siswa. Menurut Sunarsih, selama 20 tahun berdiri, SDIT Nurul Islam senantiasa bergerak, tumbuh, menebar manfaat, dan keberkahan. “Semoga keberkahan bisa kami raih bersama. Keberadaan SDIT Nurul Islam harus bermanfaat bagi semua, baik anak-anak, alumni, keluarga, yayasan, maupun masyarakat sekitar,” katanya.

Rumah Kreatif

Sekretaris Yayasan Nurul Islam, Zidni Immawan Muslimin menuturkan usia 20 merupakan masa penuh energi, semangat dan kreativitas. Ia berharap SDIT Nurul Islam dapat terus berkembang lebih baik. “Ke depan tantangan lebih berat, khususnya menghadapi persaingan dengan sekolah lain. Maka kami harus siapkan persaingan, berkontribusi dalam mendidik generasi muda,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Zidni meresmikan Rumah Kreatif. Di Rumah Kreatif ini anak-anak diharapkan bisa berkembang secara optimal. “Kreativitas menjadi sesuatu yang sangat penting untuk menghadapi kehidupan ke depan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online