Advertisement

Anak Perkawinan Campuran Aset Penting Menuju Indonesia Emas

Yosef Leon
Senin, 28 Maret 2022 - 09:07 WIB
Galih Eko Kurniawan
Anak Perkawinan Campuran Aset Penting Menuju Indonesia Emas Seminar Anak Perkawinan Campuran: Aset SDM Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045' yang diselenggarakan oleh Perca Indonesia, Sabtu (26/3/2022). - Harian Jogja - Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah menargetkan Indonesia masuk dalam jajaran lima besar negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2045 mendatang. Kapabilitas sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif disebut-sebut merupakan komponen utama untuk mencapai keberhasilan visi itu.

Sebagai anak yang lahir dari perkawinan WNI dengan WNA, anak-anak keluarga perkawinan campuran dapat berperan aktif dan berkontribusi sebagai jembatan emas yang menyandang visi Indonesia Emas.

Ketua Umum Perca Indonesia, Analia Trisna, mengatakan anak-anak keluarga perkawinan campuran berpeluang dalam menghubungkan Indonesia dengan berbagai bangsa di dunia dalam aspek pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi dan budaya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Mereka berpotensi membawa keterampilan dan ilmu pengetahuan dengan standard internasional ke Indonesia," ungkapnya dalam seminar bertajuk Anak Perkawinan Campuran: Aset SDM Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045 yang diselenggarakan Perca Indonesia, Sabtu (26/3/2022). 

Jimly Asshiddiqie yang ikut serta menjadi narasumber pada kesempatan itu menyebut, anak hasil perkawinan campuran merupakan salah satu aset SDM yang dibutuhkan dalam perjalanan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

"Diperlukan waktu dan kesabaran dalam membangun kesadaran kolektif bagi semua pemangku kepentingan untuk menerima dan mempertimbangkan perubahan-perubahan aturan Undang-Undang dimana terdapat unsur universal dalam kebijakan negara seperti pemikiran dwi kewarganegaraan untuk anak perkawinan campuran," kata dia.

Rektor IPB, Prof Arief Satria menilai, negara punya kemampuan untuk memanfaatkan bonus demografi sebagai aset masa depan yang salah satunya berasal dari anak perkawinan campuran. Jika hal ini dipersiapkan dengan matang bukan tidak mungkin generasi emas Indonesia di 2045 bisa diwujudkan dengan sumbangsih dan peran serta dari anak-anak hasil perkawinan campuran.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kejari Purwokerto Tangkap Buronan Kejati Maluku Utara

News
| Kamis, 29 September 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement