Advertisement

Kini Semua Bisa Mencoba Lulur Khas Kraton Jogja

Sirojul Khafid
Senin, 28 Maret 2022 - 11:07 WIB
Galih Eko Kurniawan
Kini Semua Bisa Mencoba Lulur Khas Kraton Jogja Dari kanan ke kiri, Indah Juanita, Masruroh, dan GKR Bendara dalam lokakarya Wanita Istimewa, Melestari, Merawat Diri di pendapa kompleks Hotel Royal Ambarukmo, Depok, Sleman, Minggu (27/3/2022). - Harian Jogja - Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Masyarakat umum kini bisa mencoba luluran ala putri Kraton Jogja. Melalui edukasi dan lokakarya bertema Wanita Istimewa, Melestari, Merawat Diri, akan ada tata cara pembuatan dan pemakaian lulur khas Kraton Jogja.

Direktur Utama Nurkadhatyan Spa, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, mengatakan saat ini wisata healty and wellness semakin diminati masyarakat, terutama generasi muda. Terlebih saat ini sedang tren wisata dengan konsep healing.

"Wisata healthy and wellness bisa dilakukan di Jogja juga, tidak hanya Bali. Tapi Jogja juga tonjolkan lulur yang beda dengan lainnya. Salah satu yang menjadi contoh dari Nurkadhatyan Spa yang sudah masuk daftar tempat perlu dikunjungi. Menonjolkan tradisi Jawa Jogja sebagai memontum yang bagus, akan angkat lulur," kata Bendara di sela-sela acara lokakarya di pendapa kompleks Hotel Royal Ambarukmo, Depok, Sleman, DIY, Minggu (27/3/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Alhasil, resep dan treatment lulur yang dulu hanya ada di Kraton Jogja, kini bisa dipraktikkan oleh masyarakat umum. Meski dengan luluran di Nurkadhatyan Spa secara langsung, masyarakat akan menikmati nuansa unik Kraton Jogja.

Pemaksimalan wisata healthy and wellness akan semakin potensial, terutama melihat pergerakan masyarakat yang mulai pulih. Terlebih agenda ekonomi internasional G20 juga digelar di DIY. Maka potensi dan kesiapan DIY dalam menyambut kebangkitan pariwisata perlu ditingkatkan.

Direktur MICE Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Masruroh, mengatakan, pola kebiasaan masyarakat berbeda dari sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Saat ini perjalanan dari dalam dan luar negeri juga semakin mudah, tidak ada lagi syarat antigen dan sejenisnya.

"Tapi yang paling penting, masyarakat sudah berubah. Saat ini masyarakat tidak banyak lagi tertarik pada wisata massal atau ramai, tapi lebih kepada healthy and wellness. Kami maksimalkan di situ. Setiap daerah, seperti Jogja punya ke-khas-an tersendiri. Jogja itu berkelas," kata Masruroh.

Menurut Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita, lulur khas Jogja memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Layaknya setiap daerah lain, ada ke-khas-an tersendiri pada lulur Jogja.

"Di Jogja dengan ada masternya, ini menjadi luar biasa. Suasana menjadi lebih baik karena ramuan dikerjakan dengan kasih sayang, sehingga hasilnya lebih baik lagi," kata Indah. "Ini menjadi tugas pengembangan destinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia bisa di-support produk yang sudah terdaftar. Akan banyak produk masyarakat yang diserap oleh wisatawan, ini pasar yang luar biasa."

Advertisement

Setelah lokakarya, ada praktik pembuatan dan treatment lulur dari master spa, Worro H. Astuti. Dia merupakan peracik spa Kraton Jogja dari GKR Mangkubumi sampai GKR Bendara.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Surat Pemecatan Fredy Sambo Sudah Ditandatangani Presiden Jokowi

News
| Jum'at, 30 September 2022, 19:47 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement