Advertisement
Korban Mengapung di Pantai Glagah Dipastikan Merupakan Kakak Korban
Pencarian korban terseret ombak kakak beradik asal kota Jogja pada hari ketiga Selasa (29/3/2022) membuahkan hasil. Satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi mengapung oleh tim SAR gabungan. - Ist - Basarnas Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO-Satu korban terseret ombak Pantai Glagah yang jasadnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa (28/3/2022) dipastikan bernama Oktafiansah Rahmadan Zahwan, 18, warga Gedong Kuning, Kotagede, Jogja. Korban merupakan kakak dari Ivander Tristan Zahwan, 9, yang keberadaannya masih dicari.
Koordinator Satlinmas Kulonprogo Aris Widyatmoko mengatakan saat ditemukan jasad Oktafiansah dalam kondisi mengapung dengan memakai kaos hitam dan celana biru.
Advertisement
"Jasad korban juga langsung dievakuasi ke perahu jukung untuk dibawa ke Pantai Glagah. Setelah sampai di pantai Glagah jenazah dibawa ke RSUD Wates untuk divisum," ujar Aris pada Selasa (29/3/2022).
Baca juga: Satu Korban Pantai Glagah Ditemukan Mengapung
Dikatakan Aris, setelah diidentifikasi jasad yang ditemukan terkonfirmasi bernama Oktafiansah Rahmadan Zahwan, 18, warga Gedong Kuning, Kotagede, Jogja. Almarhum merupakan kakak dari Ivander yang juga menjadi korban keganasan ombak Pantai Glagah.
"Identitas korban dipastikan setelah orang tuanya datang ke RSUD Wates dan memastikan jenazah tadi adalah anaknya. Tim SAR gabungan terus berupaya untuk menemukan keberadaan korban lain yang tak bukan adalah adik dari almarhum Oktafiansah," terang Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Layanan SIM Sleman Libur saat Lebaran 2026, Cek Jadwal Dispensasi
- Penumpang Bandara YIA Tembus 15 Ribu per Hari Jelang Lebaran
- Jadwal dan Syarat SIM Keliling Polda DIY Selasa 17 Maret 2026
- Polisi Tangkap Rombongan Pelajar Ugal-ugalan di Jalan Palagan Sleman
- Prakiraan Cuaca DIY Selasa 17 Maret 2026: Dominasi Berawan dan Hujan
Advertisement
Advertisement









