Pembahasan Raperda Gunungkidul Dikebut, 3 Draf Segera Dibahas
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Kondisi rumah milik Parto Wiyono warga Dusun Jelok, Watugajah yang rusak akibat tertimpa material longsor. Foto diambil Rabu (30/3/2022) malam./Harian Jogja-Istimewa Polsek Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hujan deras yang mengguyur pada Rabu (30/3/2022) sore mengakibatkan tebing setinggi 70 meter di Dusun Jelok, Watugajah, Gedangsari longsor. Material longsor menimpa rumah milik Parto Wiyono hingga membuat dinding jebol. Korban harus mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat terdekat.
Kepala Bidang Pengendalian dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di Dusun Jelok, Watugajah. Ia sudah mendapatkan laporan dan rencananya pada Kamis (31/3/2022) akan menuju lokasi untuk proses evakuasi dan penyerahan bantuan logistik makanan.
Meski tidak ada korban jiwa, diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya, rumah milik Parto Wiyono rusak karena tertimpa material longsor dari tebing di belakang rumahnya. “Atapnya dan sebagian dinding yang terbuat dari kayu jebol. Beruntung kedua warga yang tinggal dapat menyelamatkan diri,” katanya, Kamis.
Akibat peristiwa ini, korban bersama dengan istrinya terpaksa mengungsi dan menginap di rumah kerabat terdekat. “Untuk ditinggali sangat berbahaya sehingga semalam [Rabu malam] korban menginap di rumah saudaranya,” ujarnya.
Baca juga: Tanah Longsor hingga Pohon Tumbang Terjadi di Jogja karena Cuaca Ekstrem
Lurah Watugajah, Hariyanto menambahkan, di wilayahnya termasuk daerah rawan longsor karena didominasi kawasan perbukitan. Pada saat musim hujan bahaya longsor menjadi ancaman sehingga warga harus tetap waspada. “Sudah ada beberapa kali kejadian longsor, tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Ia mengungkapkan, longsor yang merusak rumah Parto Wiyono di Dusun Jelok sudah dilaporkan ke BPBD Gunungkidul. Selain itu, pada Kamis pagi warga juga dilakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsoran. “Meksi saat kejadian korban berada di rumah, tapi keduanya selamat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Warga Bantul mengeluhkan data desil 6-10 yang dinilai tak sesuai kondisi ekonomi setelah PHK dan perubahan pendapatan keluarga.
DPRD DIY menyoroti hak buruh transportasi terkait UMK, lembur, BPJS Ketenagakerjaan, sanksi pemotongan gaji, dan K3.
Tiga PPPK di lingkungan Pemkab Gunungkidul dipecat karena pelanggaran disiplin berat. Dua di antaranya terlibat perselingkuhan hingga hamil.
Bank Jateng menyatakan kesiapan mendukung Program SMK Go Global yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK)
Presiden Prabowo meninjau warga terdampak gempa M7,7 di Nagekeo, NTT. BNPB mencatat 103 orang meninggal dan 1.666 luka-luka.