Tanah Longsor hingga Pohon Tumbang Terjadi di Jogja karena Cuaca Ekstrem

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
14 November 2021 17:57 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja melaporkan, ada sejumlah kejadian bencana yang terjadi akibat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat beberapa hari terakhir. Bencana tersebut cukup tersebar di sejumlah wilayah di Kota Joga, petugas juga memastikan bahwa dampaknya sudah ditangani oleh relawan dan pemerintah setempat.

Kepala BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat mengatakan, jenis bencana yang terjadi di wilayah Kota Jogja beragam sejak musim hujan masuk di wilayah setempat. Mulai dari pohon tumbang, talut ambrol, tanah longsor, dan talut retak. Nur mengatakan, bencana yang menimpa belum berdampak serius, hanya ada satu korban yakni warga Jetisharjo yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Rata-rata sudah tertangani semua secara sementara sambil kita koordinasikan dengan instansi terkait yang lebih berwenang," kata Nur, Minggu (14/11/2021).

BACA JUGA: Cek Harga Tiket Pesawat Jakarta-Lombok dari Termurah hingga Termahal untuk Nonton WSBK Mandalika

Dia menambahkan, bencana yang sempat menyita perhatian yakni tanah dan talut longsor yang terjadi di Taman Gajahwong beberapa waktu lalu. Tanah milik pengembang yang berada di selatan sungai longsor dan menutup aliran air. Aliran arus air yang membelok akhirnya juga menghantam pembatas taman hingga ambrol.

"Namun tidak ada korban. Sekarang sudah ditangani oleh PUPR kan bagian mereka yang berwenang," ujarnya.

Kemudian, talut longsor yang terjadi di Terban belum lama ini. Talut yang ambrol menghantam dinding dapur rumah warga hingga tembok rumah jebol dan menimpa penghuni rumah. Kaki korban patah dan telah ditangani oleh warga setempat. "Yang di sana juga sudah ditutup terpal, sambil kita menunggu perbaikan," katanya.

Pada Jumat lalu, pohon tumbang juga menimpa toilet rumah warga di Mancasan dan pagar PAUD di Ngampilan. Sementara pagi harinya, tanah longsor juga terjadi di wilayah Dagaran. Satu rumah terancam karena lokasinya sangat berdekatan dengan area longsor. Semuanya telah tertangani dengan ditutup terpal.

"Sementara dua hari belakangan masih landai dan nihil kejadian. Tapi kami tetap siagakan petugas karena hujan masih akan terus berlangsung sampai awal tahun depan," ungkapnya.