Advertisement

Angka Prevalensi 5 Besar di Indonesia, BNNP DIY Bentuk Dai Anti-Narkoba

Yosef Leon
Jum'at, 01 April 2022 - 10:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Angka Prevalensi 5 Besar di Indonesia, BNNP DIY Bentuk Dai Anti-Narkoba Ilustrasi sabu-sabu. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat menyelenggarakan program Dai Anti-Narkoba selama bulan Ramadan mendatang. Program ini diharapkan mampu menekan angka prevalendi narkoba di DIY yang tinggi dan masuk lima besar di Indonesia.

Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Andi Fairan mengatakan, peredaran dan tindak penyalahgunaan narkoba masih terjadi di wilayah DIY. Pada 2019, angka prevalensi narkoba di wilayah itu bahkan mencapai 2,3% atau sekitar 29.000 dari seluruh penduduk DIY dan menjadi satu dari lima provinsi yang memiliki angka prevalensi narkoba tertinggi di Indonesia.

"Menjelang bulan puasa ini kami sudah sinergi dan kerja sama dengan Kemenag DIY untuk membentuk dai penggiat anti narkoba," kata Andi, Jumat (1/4/2022).

Andi menjelaskan, ada sebanyak 824 dai yang nantinya bertugas di wilayah DIY untuk mengampanyekan penyalahgunaan narkoba. Bentuk sosialisasi akan disesuaikan dengan ajaran keagamaan pada saat berlangsungnya ibadah tarawih. Upaya ini diharapkan bisa menjadi semacam pencegahan penyalahgunaan narkoba secara dini kepada masyarakat.

"Kemarin sebelum kita membentuk satgas dan mengukuhkan, mereka telah kami bekali dan diberikan modul tentang bahaya narkoba dari segi agama, sehingga mereka punya pedoman atau modul yang digunakan," kata Andi.

Dia juga menambahkan, masa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menggiatkan upaya pencegahan dan kampanye soal penyalahgunaan narkoba. Sebab, di bulan yang suci itu dai punya banyak kesempatan dalam menyosialisasikan pentingnya pemahaman tentang pencegahan narkoba.

"Karena kesempatan dai dalam memberi penyuluhan melalui dakwah itu cukup banyak bisa dalam rangka tarawif dan kegiatan agama lainnya," ungkap Andi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogjapolitan | 6 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Viral Unggahan JKT48 Dilecehkan di Mal Solo, Gibran Geram

News
| Minggu, 03 Juli 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement