Keracunan MBG di Jetis, Dinkes Bantul Temukan Risiko Kontaminasi
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Ilustrasi sabu-sabu./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat menyelenggarakan program Dai Anti-Narkoba selama bulan Ramadan mendatang. Program ini diharapkan mampu menekan angka prevalendi narkoba di DIY yang tinggi dan masuk lima besar di Indonesia.
Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Andi Fairan mengatakan, peredaran dan tindak penyalahgunaan narkoba masih terjadi di wilayah DIY. Pada 2019, angka prevalensi narkoba di wilayah itu bahkan mencapai 2,3% atau sekitar 29.000 dari seluruh penduduk DIY dan menjadi satu dari lima provinsi yang memiliki angka prevalensi narkoba tertinggi di Indonesia.
"Menjelang bulan puasa ini kami sudah sinergi dan kerja sama dengan Kemenag DIY untuk membentuk dai penggiat anti narkoba," kata Andi, Jumat (1/4/2022).
Andi menjelaskan, ada sebanyak 824 dai yang nantinya bertugas di wilayah DIY untuk mengampanyekan penyalahgunaan narkoba. Bentuk sosialisasi akan disesuaikan dengan ajaran keagamaan pada saat berlangsungnya ibadah tarawih. Upaya ini diharapkan bisa menjadi semacam pencegahan penyalahgunaan narkoba secara dini kepada masyarakat.
"Kemarin sebelum kita membentuk satgas dan mengukuhkan, mereka telah kami bekali dan diberikan modul tentang bahaya narkoba dari segi agama, sehingga mereka punya pedoman atau modul yang digunakan," kata Andi.
Dia juga menambahkan, masa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menggiatkan upaya pencegahan dan kampanye soal penyalahgunaan narkoba. Sebab, di bulan yang suci itu dai punya banyak kesempatan dalam menyosialisasikan pentingnya pemahaman tentang pencegahan narkoba.
"Karena kesempatan dai dalam memberi penyuluhan melalui dakwah itu cukup banyak bisa dalam rangka tarawif dan kegiatan agama lainnya," ungkap Andi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Gempa M5,6 mengguncang barat daya Bayah Banten pada Senin sore. BMKG memastikan gempa berkedalaman 10 km itu tak berpotensi tsunami.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.
Sleman memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan. Layanan keliling bahkan menjangkau sekitar 128.000 pengunjung dalam setahun.
Poprida DIY 2026 digelar 14–23 September dengan 544 atlet. Paku Alam X menekankan disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan.